Sabtu, 03 Oktober 2026
21:49 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Kambing boer

Kambing boer

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Oktober 2016) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kambing boer" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Boerbok.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor kambing boer.

Kambing boer adalah kambing yang berasal dari Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang teregistrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata "Boer" merujuk kepada petani. Pada dasarnya, jenis ras ini merupakan kambing pedaging yang diakibatkan karena pertumbuhan tubuh yang sangat cepat, sehingga membuatnya terlihat jauh lebih besar dari jenis kambing lainnya.

Memasuki usia lima hingga enam bulan, berat badan Kambing boer sudah dapat mencapai sekitar 35–45 kg, dengan rata-rata pertambahan berat tubuh berkisar di antara 0,02–0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu yang dikonsumsi dari induk dan ransum pakan sehari-harinya. Umumnya, Kambing boer jantan akan tumbuh dengan berat badan 120–150 kg pada saat dewasa (umur 2-3 tahun), sedangkan betina dewasa (umur 2-3 tahun) akan mempunyai berat 80–90 kg. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing boer jauh lebih tinggi, mencapai 40%–50% dari berat tubuhnya.

Deskripsi

Kambing boer dapat dikenali dengan mudah dari karakteristiknya, seperti tubuhnya yang lebar, panjang, berbulu putih, berkaki pendek, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, dan berkepala warna cokelat kemerahan atau cokelat muda hingga cokelat tua. Kulitnya yang berwarna cokelat melindungi dirinya dari kanker kulit akibat sengatan sinar matahari secara langsung. Ini karena Kambing jenis ini sangat suka berjemur di siang hari.

Kambing boer dapat hidup pada suhu lingkungan yang ekstrem, mulai dari suhu sangat dingin (-25 derajat celcius) hingga sangat panas (43 derajat celcius) serta mudah beradaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan. Ini mengakibatkan Kambing ini dapat tahan terhadap berbagai penyakit. Habitat mereka dapat dijumpai pada ragam ekosistem, seperti kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput. Secara alamiah mereka adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan dan tanaman semak daripada rumput.

Kambing boer Jantan

Boer jantan bertubuh kukuh dan lebih besar dibandingkan spesies betinanya. Pundaknya luas dan ke belakang dipenuhi dengan bagian belakang yang berotot. Boer jantan dapat kawin pada bulan apa saja sepanjang tahun. Mereka cenderung berbau tajam guna memikat betina. Seekor pejantan dapat aktif kawin pada umur 7-8 bulan, tetapi sangat disarankan untuk tidak mengawinkan satu pejantan dengan lebih dari 8–10 betina, sampai pejantan itu berumur sekitar satu tahun.

Kambing boer Betina

Uniknya, Boer betina tumbuh alami seperti jantan, tetapi visualnya terlihat lebih ramping di bagian kepala dan leher. Jenis ini cenderung lebih jinak dibandingkan pejantan. Ia dapat dikawinkan pada umur 10–12 bulan, tergantung kepada besaran tubuhnya. Betina umur satu tahunan dapat menghasilkan 1–2 anak. Ia mampu melahirkan anak-anak tiga kali dalam dua tahun. Setelahnya, ia baru akan produktif untuk menghasilkan anak biasanya akan beranak kembar dua, tiga, bahkan empat [1] Boer betina menghasilkan susu dengan kandungan lemak sangat tinggi yang cukup untuk dikonsumsi anak-anaknya. Ketika anaknya berumur 2½–3½ bulan puting Boer betina mulai mengering. Boer betina mempunyai dua hingga empat puting, tetapi kadang kala tidak semuanya menghasilkan susu. Sebagai ternak yang kawinnya tidak musiman, ia dapat dikawinkan lagi tiga bulan setelah melahirkan. Proses birahi hewan ini dapat dideteksi dari ekor yang bergerak-gerak cepat disebut “flagging”.

Catatan Kaki

  1. ↑ Bowman, Gail, Raising Meat Goats for Profit 0967038103

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan