Senin, 28 September 2026
08:17 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kamandalu

Kamandalu

sejenis kendi dari Asia Selatan

250px-Sadhu%27s_Kamandalu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kamandalu berbahan kuningan, dibawa oleh seorang sadu.

Kamandalu (Dewanagari: कमण्डलु; ,IAST: kamaṇḍalu,; kadangkala disebut kamandal atau kamandalam)[1] adalah sejenis tempat penampungan air yang berasal dari subbenua India, terbuat dari labu air kering, batok kelapa, logam, kayu pohon kamandalu,[2] atau tanah liat, biasanya dilengkapi dengan pegangan, dan kadangkala memiliki corong. Petapa Hindu (sadu atau yogi) biasanya menggunakan kamandalu untuk menyimpan air minum.[3] Kamandalu berisi air―yang selalu dibawa oleh para sadu―dikatakan melambangkan kehidupan yang bersahaja dan mandiri.

Kamandalu juga digunakan dalam ikonografi Hindu, terutama dalam penggambaran dewa-dewi Hindu yang berkaitan dengan pertapaan atau perairan. Kamandalu juga digunakan oleh para petapa agama Jainisme, serta dalam ikonografi beberapa Bodhisattwa dalam agama Buddha.[4]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kamandalu.
  1. ↑ Monier Williams Sanskrit-English Dictionary (2008 revision)
  2. ↑ http://sanskritdocuments.org/all_sa/shankara108m_sa.html, Shankarachrya's ashtotaram)
  3. ↑ Radha, Swami Sivananda (1992). Kundalini Yoga. Motilal Banarsidass. hlm. 357. ISBN 9788120808126. Diakses tanggal 2008-08-20. p.40
  4. ↑ http://www.hindudharmaforums.com/archive/index.php?t-448.html, Sanatana Dharma for Kids: Hindu Trinity: Brahma - Sarasvati


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan