Sabtu, 17 Oktober 2026
22:29 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kakap kelabu

Kakap kelabu

Jenis ikan

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
Kakap kelabu
250px-Grey_snapper_-_Lutjanus_griseus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Famili: Lutjanidae
Genus: Lutjanus
Spesies:
L. griseus
Nama binomial
Lutjanus griseus
(Linnaeus, 1758)
250px-Lutjanus_griseus_range.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim[2]
  • Labrus griseus Linnaeus, 1758
  • Sparus tetracanthus Bloch, 1791
  • Anthias caballerote Bloch & J. G. Schneider, 1801
  • Lutjanus caballerote (Bloch & J. G. Schneider, 1801)
  • Mesoprion caballeorte (Bloch & J. G. Schneider, 1801)
  • Bodianus vivanetus Lacépède, 1802
  • Lobotes emarginatus Baird & Girard, 1855
  • Lutjanus stearnsii Goode & T.H. Bean, 1878

Kakap kelabu (Lutjanus griseus) adalah sejenis ikan kakap yang berasal dari Samudera Atlantik barat, mulai dari Massachusetts hingga Brasil, Teluk Meksiko, Bermuda, dan Laut Karibia.[3] Ikan ini dapat ditemukan di berbagai habitat, termasuk air payau dan tawar. Kakap kelabu merupakan ikan komersial penting, serta dicari sebagai ikan pancing. Ikan ini juga dapat ditemukan dalam perdagangan ikan hias akuarium.[4]

Ciri fisik

Warna kakap kelabu biasanya merah keabu-abuan, namun dapat berubah menjadi merah cerah atau merah tembaga.[5] Ikan ini memiliki belang gelap yang melintang di matanya jika diamati dari atas, saat ikan ini berada di bawah air. Kakap kelabu bisa mencapai panjang 89 cm (35 in), meskipun sebagian besarnya tidak melebihi 40 cm (16 in). Berat terbesar yang tercatat untuk kakap kelabu adalah 20 kg (44 pon).[4]

Kakap kelabu dapat dikelirukan dengan karanya (L. cyanopterus).[6] Kakap kelabu biasanya berukuran jauh lebih kecil dari karanya, tetapi jika ukurannya serupa, kedua ikan ini hanya dapat dibedakan melalui susunan gigi di langit-langit mulutnya.[7] Ikan ini memiliki taring yang dapat menyebabkan gigitan yang menyakitkan, bahkan untuk ikan kecilnya. Ikan ini kebanyakan memangsa ikan kecil, krustasea, cephalopoda, dan gastropoda.[8]

Habitat

Kakap kelabu adalah salah satu kakap yang umum ditemukan di daerah perairan hangat. Ikan ini dapat ditemukan di banyak daerah perairan mulai dari terusan hingga dataran rumput laut, serta di perairan terbuka.[9] Kakap kelabu juga lebih menyukai hunian di daerah berstruktur, seperti dermaga, hutan bakau, bangkai kapal, dan puing-puing.[10] Kebanyakan kakap kelabu di perairan terbuka umumnya ditemukan dekat akar tumbuhan atau terumbu karang.[11] Ikan ini dapat ditemukan pada kedalaman dari 5 hingga 180 m (16 hingga 591 ft) meskipun sebagian besarnya berada di kedalaman kurang dari 50 m (160 ft).[4]

Rujukan

  1. ↑ Lindeman, K.; Anderson, W.; Carpenter, K.E.; Claro, R.; Cowan, J.; Padovani-Ferreira, B.; Rocha, L.A.; Sedberry, G.; Zapp-Sluis, M. (2016). "Lutjanus griseus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T192941A2180367. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T192941A2180367.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2021). "Lutjanus griseus" di situs FishBase. Versi February 2021.
  3. ↑ "Lutjanus griseus". Florida Museum (dalam bahasa American English). 2017-05-10. Diakses tanggal 2022-11-20.
  4. 1 2 3 Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2013). "Lutjanus griseus" di situs FishBase. Versi December 2013.
  5. ↑ "Gray snapper, Lutjanus griseus". txmarspecies.tamug.edu. Diakses tanggal 2022-11-20.
  6. ↑ "Lutjanidae, the snappers in The Larval Reef Fish Guide: lutjanid larvae of the Caribbean Atlantic coral reefs identification key list". www.coralreeffish.com. Diakses tanggal 2022-11-20.
  7. ↑ "Lutjanus cyanopterus". Florida Museum (dalam bahasa American English). 2017-05-10. Diakses tanggal 2022-11-20.
  8. ↑ https://sta.uwi.edu/fst/lifesciences/sites/default/files/lifesciences/documents/ogatt/Lutjanus_griseus%20-%20Mangrove%20Snapper%20or%20Grey%20Snapper.pdf Artikel dengan URL mentah untuk kutipan September 2022[URL PDF mentah]
  9. ↑ "Grey (Mangrove) Snapper". www.filmingflorida.com. Diakses tanggal 2022-11-20.
  10. ↑ "Gray Snapper". fishingstatus.com. Diakses tanggal 2022-11-20.
  11. ↑ Luo, J.; Serafy, J. E.; Sponaugle, S.; Teare, P. B.; Kieckbusch, D. (2009-11-16). "Movement of gray snapper Lutjanus griseus among subtropical seagrass, mangrove, and coral reef habitats". Marine Ecology Progress Series (dalam bahasa Inggris). 380: 255–269. ISSN 0171-8630.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan