Selasa, 13 Oktober 2026
07:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Kaempferia

Kaempferia

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Kaempferia
250px-Kaemp_rotun_101130-09811_tdp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaempferia rotunda
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae
Subfamili: Zingiberoideae
Tribus: Zingibereae
Genus: Kaempferia
L.
Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]
  • Zerumbet Garsault, invalid name
  • Monolophus Wall.
  • Tritophus T.Lestib.
Artikel takson sembarang

Kaempferia adalah salah satu genus tumbuhan dalam keluarga jahe. Genus ini berasal dari Cina, India, dan Asia Tenggara.[1][2][3] Naman genus ini diambil dari nama seorang naturalis dan pengelana yang tinggal di Jepang dan Asia Timur selama tahun 1689-1693, Engelbert Kaempfer, yang merupakan salah satu orang Eropa pertama yang menulis deskripsi terperinci tentang tumbuhan di sana.

Daftar spesies[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Kew World Checklist of Selected Plant Families
  2. ↑ Flora of China v 24 p 368, 山柰属 shan nai shu, Kaempferia Linnaeus, Sp. Pl. 1: 2. 1753.
  3. ↑ Techaprasan, J., Klinbunga, S., Ngamriabsakul, C. & Jenjittikul, T. (2010). Genetic variation of Kaempferia (Zingiberaceae) in Thailand based on chloroplast DNA (psbA-trnH and petA-psbJ) sequences. Genetics and Molecular Research 9: 1957-1973.
  4. ↑ N. Nopporncharoenkul, T. Somnoo, W. Tanming and C. Maknoi. 2021. Kaempferia jenjittikuliae (Kaempferia Subg. Protanthium: Zingiberaceae), A New, Endangered Species Endemic to Thailand. Edinburgh Journal of Botany. 78; 1-13. journals.rbge.org.uk/EJB/article/view/350
  5. 1 2 "Two new species of Kaempferia L. (Zingiberaceae) from Thailand" (PDF).
  6. ↑ "A New Species from Northeastern Thailand". Novataxa. Diakses tanggal 11 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan