Selasa, 13 Oktober 2026
20:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Judith Dipodiputro

Judith Dipodiputro

Bagikan:
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (November 2022)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Mei 2016)
Judith Jubilina Dipodiputro
250px-Judith_Jubilina_Dipodiputro.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Direktur Utama Produksi Film Negara
Masa jabatan
Agustus 2019 –November 2021
PendahuluMohamad Abduh Aziz
PenggantiDwi Heriyanto
Informasi pribadi
Lahir12 September 1964 (umur 62)
Suami/istriWidharma R. Dipodiputro
Anak1

Judith Jubilina Dipodiputro (lahir 12 September 1964) adalah seorang profesional, aktivis sosial, pencinta film, seorang nasionalis dan relawan politik yang berasal dari Indonesia.[1] Ia menjabat Staf Khusus Menteri BUMN, Direktur Komersial Perum BULOG (2017-2019) dan Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (2019–2021) pada masa jabatan Menteri Rini M. Soemarno (2014 – 2019) dan Erick Thohir hingga ditunjuknya Ifan Seventeen menggantikan dirinya pada 2025.[2]

Kehidupan dan pendidikan

Judith Dipodiputro lahir di Praha, Ceko berdarah campuran Jawa, Eropa dan Indian Amerika, dari pasangan Jubilin Poerwowinoto dan Guillermo Navarro seorang ekonom dan politikus berwarganegara ganda, a.l. Ecuador. Pada 1969 Ibunya kemudian menikah dengan Gunawan Iskandar Tirtodidjojo, seorang diplomat pada Kementerian Luar Negeri RI.

Anak sulung dari 7 bersaudara, Judith Dipodiputro menempuh pendidikan dasar di luar negeri. Kembali ke tanah air pada 1978, lulus dari SMP Santo Paskalis dan SMA Santa Ursula di Jakarta. Menempuh pendidikan tinggi pada Universitas Indonesia, Jakarta (1983), IPMI Business School, Jakarta (2006) dan menjadi IDEAS Fellow dari Massachussets Institute of Technology, Boston (2011).

Menikah pada tahun 1990 dengan Widharma Dipodiputro dan dikaruniai satu anak, Maral Dipodiputro.

Riwayat karier

Judith Dipodiputro mengawali kariernya di sektor media. Ia pernah menjadi penyiar di Voice of Indonesia dan TVRI, sampai mencapai posisi Pimpinan Redaksi The Daily Executive Economic Digest (1995).

Selanjutnya bertugas pada swasta nasional dan multinasional: menjabat Wakil Presiden-Direktur pada Total Explorations and Productions Indonésie (2007 – 2016), Direktur pada Citra Agratama Persada Group (1993 – 1999) dan Wakil Direktur Urusan Korporasi dan SDM pada Standard Chartered Bank (1987-1991).

Di pemerintahan, selain menduduki jabatan Staf Khusus Menteri BUMN, pernah juga menjadi Staf Khusus Kepala Badan Koordinasi Otomatisasi Aparatur Negara (1991 – 1993), Tenaga Ahli Menteri Negara Lingkungan Hidup (1993 – 1996), Staf Khusus Gubernur Kalimantan Timur (1994-1998) dan Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara (2003 – 2007).

Riwayat aktivisme filantropis

Bidang Pendidikan

Judith Dipodiputro meminati pembangunan pendidikan sejak mengamati perkembangan sekolah-sekolah desa yang didirikan kakeknya, seorang tokoh pendidikan, di Banyumas, Jawa Tengah.

Mengajar bahasa Inggris di dusun Kebokura, Banyumas, kemudian menjadi guru bantu pada beberapa SMA Negeri di Sumatra dan Jawa, menjadi pengurus termuda di Yayasan Pembinaan Anak Cacat yg mengelola Sekolah Luar Biasa, sampai kemudian menjadi pengurus Yayasan Permata Hati Ibu dan Yayasan Tiara Indonesia.

Membidani terbentuknya Dewan Pendidikan dan Politeknik Migas (2003) di Handil, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Yayasan Ibunda Istianah (1995) dan Yayasan Luhur Bakti Pertiwi (2010).

Bidang olahraga, Kesehatan, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat

  • Saat ini menjadi Pengurus Yayasan Owa Jawa (2012-sekarang), Pokja Papua (2014 – sekarang) dan Badan Perfilman Indonesia (2019–2019).
  • Sejak 1985 menjadi Pengurus Besar pada berbagai organisasi olahraga PERCASI, PBVSI, Drumband, PRIMA dan KONI.
  • Sejak 1985 menjadi Pengurus Pusat pada berbagai organisasi bidang Kesehatan: PDDI dan FIODS.
  • Sejak 1993 menjadi pendiri atau pengurus pada berbagai organisasi lingkungan hidup: Yayasan Kalpawilis dan Yayasan Owa Jawa.
  • Sejak 1985 menjadi pendiri atau pengurus pada berbagai organisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat: Yayasan Tiara Bakti, Yayasan Rumah-Indonesia, Yayasan Dian Insani Abadi, Yayasan Bakti Total Bagi Indonesia Lestari, Yayasan Forum Dialog Indonesia, Koperasi Mina Rizki Abadi.

Riwayat wirausaha

Judith Dipodiputro juga berwirausaha yang bergerak di bidang konsultan manajemen, SDM dan komunikasi, perdagangan, kehutanan, agen perjalanan dan produksi film.

Riwayat aktivisme politik

Penugasan di daerah konflik.

  • Timor Timur dan Portugal: Direktur Eksekutif Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Portugal (1991 – 1999)
  • Papua dan Papua Barat: Ketua Pokja Papua (2014 – sekarang).

Aktivisme politik

Turut mendirikan Tim Visi Misi Kutai Kartanegara (2005).

Turut mendirikan:

  • Relawan Bravo5, beserta 5 organisasi sayap di bawahnya (2014).
  • Relawan JPKP (2014)
  • Relawan PERTIWI (2017)
  • Relawan Perempuan Indonesia untuk Demokrasi dan Keadilan (2022)
  • Relawan TOPGUN (2023).

Turut menjadi deklarator Forum Pembela Reformasi dan Demokrasi (2024).

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan