Sabtu, 17 Oktober 2026
12:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Johan Wagenaar

Johan Wagenaar

Bagikan:
330px-Johan_Wagenaar_1912_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Johan Wagenaar in 1912
60px-WP-TranslationProject_TwoFlags.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailHalaman artikel ini diterjemahkan, sebagian atau seluruhnya, dari halaman di en.wikipedia yang berjudul (Tolong cantumkan nama artikel sumber terjemahan). Lihat pula sejarah suntingan halaman aslinya untuk melihat daftar penulisnya.
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Johan Wagenaar" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Johan Wagenaar (lahir 1 Nopember 1862 – meninggal 17 Juni 1941) adalah seorang komposer dan organis berkebangsaan Belanda. Terlahir di Utrecht, dari orang tua yang menikah dibawah tangan, dia adalah seorang anak dari ayah berkebangsaan Cyprus, Gerard Berger van Hengst dan Johanna Wagenaar.[1] Orang tua keduanya memiliki perbedaan strata sosial: ayahnya adalah seorang aristokrat, sementara ibunya berasal dari kalangan orang biasa.[1] Karena alasan ini lah orang tua Wagenaar tidak menikah, dan Wagenaar memperoleh nama marganya dari pihak ibunya.[1] Hidupnya diisi dengan kebencian akan ayahnya, begitu juga dengan ayahnya yang selalu menjauhinya.[2]

Bakat musiknya telah terlihat semenjak masih kanak-kanak.[3] Namun, dia tidak mendapatkan pendidikan formal di bidang musik hingga menginjak usai 13 tahun. Proses pembelajarannya musiknya bertahap dari pendalaman piano, biola, teori-teori, dan komposisi.[3] Dia belajar di bawah bimbingan seorang komposer Richard Hol dan seorang organis Samuel de Lange, Jr. Pada tahun 1892, dia belajar dengan kawan Brahms, Heinrich von Herzogenberg di Berlin, secara spesifik Ia mempelajarai teknik counterpoint.[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 van Hasselt, Luc, Notes to Decca CD recording of music of Johan Wagenaar, Catalog Number 425-833-2, 1990 (translated by Tilly Mulder).
  2. ↑ Jaap van Benthem (2004) Johan Wagenaar (1862–1941): Leven en werk van een veelzijdig kunstenaar. Walburg Press, Zutphen, ISBN 90-5730-334-5
  3. 1 2 3 Jos Wouters and Harrison Ryker. "Wagenaar, Johan." In Grove Music Online. Oxford Music Online. (Subscription required). Accessed 29 January 2009.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan