Selasa, 13 Oktober 2026
16:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Jinging batu

Jinging batu

spesies burung

Bagikan:
Jinging batu
250px-Hemipus_hirundinaceus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Hemipus hirundinaceus
Artikel takson sembarang

Jingjing batu (bahasa Latin:Hemipus hirundinaceus) adalah spesies burung dari keluarga Campephagidae, dari genus Hemipus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga kecil, ulat, kupu, laba-laba, tempaya yang memiliki habitat di dataran rendah, perbukitan, tepi hutan. tersebar sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Ciri-ciri

Jingjing batu memiliki tubuh berukuran kecil (15 cm). Jantan: Tubuh bagian atas hitam. Tunggir dan sisi bulu ekor terluar putih. Tubuh bagian bawah putih. Betina: Mirip jantan tetapi warna hitam diganti dengan coklat. Perbedaan dengan Jingjing bukit: Tak ada garis putih pada sayap. Perbedaan dengan Kapasan kemiri dan Sikatan belang: tidak adanya alis putih. Iris coklat, paruh hitam kaki hitam. Hidup berpasangan atau kelompok, kadang dengan burung lain. Terbang di antara pucuk pohon kecil.

Sarang berbentuk cawan kecil, dari serabut halus dihiasi lumut, direkatkan dengan jaring laba-laba, pada cabang pohon berdaun di hutan. Telur berwarna hijau, berbintik coklat, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Mei, September.

Penyebaran

  • Semenanjung Malaysia, Sunda Besar.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan