JAFF Indonesian Screen Awards merupakan penghargaan yang diberikan tahunan pada festival film Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang dimulai pada 2017.[1] Penghargaan ini mengapresiasi film panjang Indonesia terbaik yang masuk ke dalam seleksi resmi festival tersebut, tetapi pada helatan pertama, film pendek juga turut dikompetisikan.
Penghargaan ini terdiri atas sepuluh kategori: Best Film, Best Directing, Best Performance, Best Cinematography, Best Editing, Best Screenplay, Best Music, Best Sound Design, Best Production Design, dan Best Poster[2]
Kategori
Best Film
Best Directing
Best Performance
Best Cinematography
Best Editing
Best Screenplay
Best Music
Best Sound Design
| Tahun |
Penerima |
Film |
| 2025 |
Pramudya Adhy Wardhana, Ridho Fachri, Renaldy Lomo, Alexandrie Dolly, Luthfi AG, Iqbal ‘Encik’ Marekan, Halid Ilham, dan Ikhsan Nugroho |
The Period of Her |
Best Production Design
Best Poster
Best Short Film
| Tahun |
Film |
Sutradara |
| 2017 |
Kisah di Hari Minggu |
Adi Marsono |
Dewan juri
| Tahun |
Juri |
| 2017 |
- Gertjan Zuilhof
- Kim Young-woo
- Maggie Lee
|
| 2018 |
- Raymond Walravens
- Isabelle Glachant
- Gertjan Zuilhof
|
| 2019 |
- Park Sun Young
- David Hanan
- Wang Fang
|
| 2021 |
|
| 2022 |
- Elvert Bañares
- Mat Kesting
- Sandeep Ray
|
| 2023 |
- Kamiya Naoki
- Sophon Sakdaphisit
- Warren Sin
|
| 2024 |
- Anthony Chen
- Liz Shackleton
- Shozo Ichiyama
|
| 2025 |
|
Seleksi resmi
| Tahun |
Film panjang |
Film pendek |
| 2017 |
|
- Kisah di Hari Minggu — Adi Marsono
- Joko — Suryo Wiyogo
- Mesin Tanah — Wimar Herdanto
- Munggah Kaji — Rivandy Adi Kuswara
- Pranata Mangsa — Ninndi Raras
- Regards from the Southern Crab — Zhafran Solichin
- Sepanjang Jalan Satu Arah — Bani Nasution
- Songbird: Burung Berkicau — Wisnu Surya Pratama
- The Nameless Boy — Diego Batara Mahameru
|
| 2018 |
|
Tidak dikompetisikan |
| 2019 |
|
| 2021 |
|
| 2022 |
|
| 2023 |
|
| 2024 |
|
| 2025 |
|
Referensi
- ↑ Rudiana, Pito Agustin (4 Desember 2017). Shaidra, Aisha (ed.). "20 Film Indonesia Perebutkan Lima Penghargaan JAFF 2017". Tempo. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
- ↑ Riki Yanuar, Elang (7 Desember 2025). "Daftar Pemenang JAFF Awards 2025, Didominasi Tinggal Meninggal". Medcom.id. Diakses tanggal 14 Desember 2025.
- ↑ Rizal, Taufiqur (9 Desember 2017). "Deretan Para Pemenang di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017". Flick Magazine. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
- ↑ Wirastama, Prabu (6 Desember 2018). "JAFF 2018 Berakhir, 27 Steps of May Menang Film Asia Terbaik". Medcom.id. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
- ↑ Wicaksono, Pribadi (24 November 2019). Kustiani, Rini (ed.). "JAFF 2019 Berakhir, Ini Film Peraih Penghargaan Hanoman". Tempo. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
- ↑ Diananto, Wayan (4 Desember 2021). "Daftar Lengkap Pemenang Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021, Putri Marino Menang Best Performance". Liputan6.com. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
- ↑ Cyntara, Rheisnayu (3 Desember 2022). "Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Pemenang JAFF 2022". Kompas. Diakses tanggal 21 Februari 2023.
- ↑ Fathurrozak (4 Desember 2023). "Setan Alas! Film Indonesia Terbaik di Indonesian Screen Awards JAFF 2023". Media Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2023.
- ↑ Fathurrozak (7 Desember 2024). "Ini Daftar Pemenang JAFF 2024". Media Indonesia. Diakses tanggal 7 Desember 2024.
- ↑ "Jadi Best Film, Tinggal Meninggal Menang 5 Penghargaan di JAFF 2025". Tempo. 6 Desember 2025. Diakses tanggal 14 Desember 2025.