Ius trium liberorum (bahasa Indonesia: "hak tiga anak")[1] adalah hak istimewa yang diberikan kepada warga Romawi yang telah menghasilkan paling sedikit tiga anak atau kepada mantan budak yang telah menghasilkan paling sedikit empat.[2] Hak istimewa ini dihasilkan dari Lex Papia Poppaea dan undang-undang lain mengenai moral yang diperkenalkan oleh Augustus pada abad ke-1 SM dan M. Hukum-hukum ini bertujuan untuk meningkatkan populasi kelas atas Romawi yang semakin berkurang.
Referensi
Bibliografi
- Berger, Adolf. "Encyclopedic Dictionary of Roman Law." Transactions of the American Philosophical Society. ns. 43.2 (1953)
- Clarke, M. L.. "Poets and Patrons at Rome." Greece & Rome. 2nd ser. 25.1 (1978): 46–54.
- Dunham, Fred S.. "The Younger Pliny, Gentleman and Citizen." The Classical Journal. 40.7 (1945): 417–426.
- Field, James A. Jr.. "The Purpose of the Lex Iulia et Papia Poppaea." The Classical Journal. 40.7 (1945)
- Tuori, Kaius. "Augustus, Legislative Power, and the Power of appearances." Fundamina 20.2 (2014): 938–945.
- Yue, Esther. "Mirror Reading and Guardians of Women in the Early Roman Empire." Journal of Theological Studies. 59.2 (2008)
Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |