Minggu, 27 September 2026
18:26 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Ismid Hadad

Ismid Hadad

Jurnalis

Ismid Hadad
250px-Ismid_Hadad_of_Prisma_Journal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir29 April 1940 (umur 86)
PekerjaanKonsultan Senior Iklim Keuangan
Dikenal karenaKetua Dewan Pimpinan Yayasan KEHATI
Pasangan menikahTini Hadad
AnakNadia Hadad,
Imlati Hadad,
& Emil Hadad
Orang tuaAbdul Kadir Hadad

Ismid Hadad (lahir 29 April 1940)[1] adalah seorang pemerhati lingkungan hidup, wartawan senior,[1][2] dan salah seorang aktivis Indonesia.[3] Ismid Hadad adalah Ketua Dewan Pimpinan Yayasan KEHATI - Yayasan Keanekaragaman Hayati, sebuah yayasan konservasi keanekaragaman hayati terbesar di Indonesia. Sejak tahun 2013 hingga kini ia menjabat sebagai Penasihat Senior Iklim Keuangan pada Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk bidang Perubahan Iklim Keuangan dan Kebijakan Multilateral. Sebelum itu selama 5 tahun menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Mekanisme Pendanaan di Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) di Jakarta. Ismid juga telah berpartisipasi sebagai delegasi Indonesia dan negosiator dalam konferensi UNFCCC (bahasa Inggris:United Nations Framework Convention on Climate Change) dan forum negosiasi multilateral lainnya tentang perubahan iklim, terhitung sejak tahun 2007 sampai dengan 2012.

Riwayat Hidup

Ismid Hadad menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia, di Jakarta tahun 1966. Kemudian melanjutkan studi ke Parvin Fellow di Princeton University, Amerika Serikat pada tahun 1980. Pada tahun 1982 ia meraih gelar MPA dari Kennedy School of Government, Harvard University, di Amerika Serikat.[3] Mantan aktivis gerakan mahasiswa Angkatan 66 ini mengawali karier di bidang jurnalistik sebagai Redaktur Pelaksana di Harian KAMI.[2][3] Ismid sendiri bukan seorang politikus. Namun, sebagai seorang di antara eksponen Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia (IPMI),[4] di mana ia adalah Wakil Ketua Pimpinan IPMI Pusat,[5] ia tidak sekadar menonton proses pergeseran politik di tanah air. Pada masa pergolakan menjelang berdirinya Orde Baru, bersama kawan-kawannya dari IPMI,

Kami bergiat di RRI, radio- radio amatir, TVRI, membuat buletin, poster, dan lain-lain yang sifatnya untuk penyebaran berita. Kami menggunakan semua bentuk media massa sebagai alat perjuangan

tutur Ismid.[4] Ikut mendirikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Ismid terpilih sebagai Kepala Biro Penerangan.[4] Dan di Harian KAMI, tempat berkarya para intelektual muda yang tidak sepaham dengan rezim Orde Lama, ia Redaktur Pelaksana, bertindak sebagai Wakil Pemimpin Redaksi. Sebagai seorang di antara pendiri majalah Prisma, namanya tetap tidak tenggelam. Sampai akhir ini, ia masih pemimpin redaksi di situ. Ismid juga merupakan salah seorang pendiri dan Direktur Eksekutif LP3ES terhitung sejak tahun 1975 sampai dengan tahun 1980.[6]

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2019 Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Pengabdian Seumur Hidup Penerima

Referensi

  1. 1 2 "PWIpress.org, Database Anggota PWI". Diakses tanggal 30 Sept 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. 1 2 "PWI.or.id, Ensiklopedi Pers Indonesia (EPI)". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 30 Sept 2014. Tokoh-tokoh cendekiawan muda yang ikut aktif memimpin dan mengelola koran Harian KAMI di awal penerbitannya sampai dengan Januari 1974 antara lain Nono Anwar Makarim, Anis Ibrahim, Zulharman Said, Ismid Hadad, Emil Salim, Eka Masni Dj, Ferik Chehab, Cosmas Batubara, Goenawan Mohamad, Christianto Wibisono, Zaenal Sakse, Burhan D Magenda, Bastari Asnin, Achmad Fanany, Ed Zoelverdi, Abbas Ali, Ardi Syarif, Sam Lapoliwa, Erman Rajaguguk, E. Soebekti, Azwirman Nursal, Abdi Kusumanegara, Tarman Azzam, Makmur Makka dan masih banyak lagi.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. 1 2 3 "Prisma Resource Center, Biodata Ismid Hadad". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 30 Sept 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  4. 1 2 3 "Majalah TEMPO, Ismid Hadad". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 30 Sept 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. ↑ "TEMPO.co, TIAP berita dalam Harian KAMI selalu..." Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 30 Sept 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  6. ↑ "LP3ES, Penelitian". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-06. Diakses tanggal 30 Sept 2014. Para pendiri LP3ES adalah sejumlah tokoh akademisi yang sangat besar perhatiannya pada kegiatan itu, di antara mereka adalah Emil Salim, Nono Anwar Makarim, Ismid Hadad, Dorojatun Kuntjoro Jakti dan Satria B. Joedono.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan