Kamis, 08 Oktober 2026
03:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Intifadah al-Aqsha

Intifadah al-Aqsha

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Intifadah al-Aqsha
Bagian dari Konflik Israel–Palestina
250px-%D7%90%D7%95%D7%A7%D7%98%D7%95%D7%91%D7%A8_2000_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Flickr_-_Israel_Defense_Forces_-_Standing_Guard_in_Nablus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Atas : Pengunjuk rasa Palestina menghadapi Pasukan keamanan Israel di dekat Ramallah Tepi Barat, 20 Oktober 2000, Bawah : Tentara Israel Berpatroli di Nablus, Tepi Barat Selama Operasi Tameng Pertahanan, 2002
Tanggal28 September 2000 – 8 Februari 2005
(4 tahun, 4 bulan, 1 minggu, 4 hari)
Lokasi
Hasil

Pemberontakan di Padamkan

  • Israel Membangun Penghadang Tepi Barat
  • Israel Memulai Rencana Pelepasan Gaza
Perubahan
wilayah
Israel Mengakhiri Pendudukan di Jalur Gaza
Pihak yang terlibat
 Israel

Palestina Otoritas Palestina

 Hamas
PIJ
PRC

Pendukung :
 Iran
 Irak (Hingga 2003)
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Israel Ariel Sharon
Israel Ehud Barak
Israel Avi Dichter
Israel Moshe Katsav
Israel Shaul Mofaz
Israel Moshe Ya'alon
Israel Dan Halutz
Israel Gabi Ashkenazi
Israel Uzi Dayan
Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat
Organisasi Pembebasan Palestina Mahmoud Abbas
Organisasi Pembebasan Palestina Marwan Barghusti (POW)
Organisasi Pembebasan Palestina Jibril Rajoub
Abu Ali Mustafa †
Ahmad Sa'adat (POW)
Nayef Hawatmeh
Hamas Ahmed Yassin †
Hamas Abdel Aziz al-Rantisi †
Hamas Khaled Mashal
Hamas Ismail Haniyah
Hamas Ahmad Jabari
Hamas Mohammed Deif
Ramadan Shalah
Abd Al Aziz Awda
Jamal Abu Samhadana †
Pasukan yang terlibat
Angkatan Pertahanan Israel
Polisi Israel
Shin Bet
Mossad

40px-Emblem_of_the_Palestinian_National_Security_Forces.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pasukan Keamanan Nasional Palestina

  • Keamanan Preventif Palestina
Kepolisian Sipil Palestina
Brigade al-Qassam
Brigade Al-Quds
Brigade Martir al-Aqsa
Pasukan Tanzim
Brigade Abu Ali Mustafa
Brigade Perlawanan Nasional
Brigade Al-Nasser Salah al-Deen
Kekuatan
20.000 Tentara (2002) dalam Operasi Tameng Pertahanan di Tepi Barat Tidak Diketahui
Korban jiwa dan kerugian
335 Pasukan Keamanan Tewas
644–773 Warga Sipil Israel Tewas

3.179–3.354 Warga Sipil Palestina Tewas

1.413 Pasukan dan Milisi Tewas (per Shin Bet)
64 Warga Sipil Asing Tewas

Intifadah al-Aqsha (bahasa Arab:,انتفاضة الاقصى, transliterasi: Intifādat El Aqsa atau Intifādat Al Aqsa; bahasa Ibrani: אינתיפאדת אל אקצה (atau אינתיפאדת אל-אקצה dengan tanda hubung), transliterasi: Intifadat El Aqtsa) adalah sebuah gelombang kerusuhan yang terjadi pada September 2000 antara orang Arab Palestina dan Israel; juga disebut Intifadah Kedua (lihat juga Intifadah Pertama). "Intifadah" merupkana kata Arab untuk "pemberontakan" (secara harfiah "melepaskan"). Ini adalah salah satu perang yang mengupayakan pembebasan bangsa Palestina-Arab terhadap pemerintahan Israel.

Angkatan Pertahanan Israel memberinya nama kode (sebelum pecah) אירועי גאות ושפל ("peristiwa pasang surut"). Nama ini tetap menjadi kode internal Angkatan Pertahanan Israel, tetapi lebih sering di Israel Intifadhah dipanggil אינתיפאדת אל-אקצה atau Intifadhah al-Aqsha.

Nama lain (yang kurang terkenal) ialah Perang Oslo, nama yang diberikan oleh mereka yang menganggapnya sebagai konsesi yang dibuat Israel menyusul Persetujuan Oslo, dan Perang Arafat, menurut nama tokoh Palestina yang disalahkan Israel telah memulainya.

250px-Flickr_-_Israel_Defense_Forces_-_Standing_Guard_in_Nablus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tentara berjaga selama kegiatan operasional di Nablus

Secara resmi Intifadhah belum berakhir. Namun, KTT Sharm el-Sheikh, gencatan senjata (bahasa Arab: تهدئة Tahdi'ah) yang disetujui oleh Presiden Mahmoud Abbas dan organisasi mujahidin Palestina, dan tingkat kekerasan yang relatif rendah selama 2005, dianggap sebagai akhirnya, secara umum dihubungkan dengan perubahan dalam pemerintahan Palestina menyusul kematian Yasser Arafat dan penarikan mundur sepihak Israel. Pada 25 Januari 2006, Hamas memenangkan pemilu legislatif Palestina, dan tokoh Hamas Ismail Haniyah menjadi Perdana Menteri Palestina. Hal ini memicu kemarahan Israel dan Amerika Serikat, sehingga kekerasan kembali terjadi. Pada Juni 2006 Israel kembali menginvasi Gaza dalam Operasi Hujan Musim Panas. Pada 26 November 2006 Israel dan kelompok militan Palestina menyetujui gencatan senjata. Pada Mei 2007 kekerasan kembali terjadi, menyusul serangan roket Qassam ke Israel, dan serangan udara Israel ke Gaza.

Korban tewas dari militer dan sipil sepanjang konflik 2000-2007 diperkirakan 4.219 Palestina dan 1,024 Israel,[1] meski jumlah ini dikritik karena tak membedakan antara penempur dan orang sipil.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "B'Tselem - Statistics - Fatalities". Intifada deaths since September 29, 2000.
  2. ↑ "Breakdown of Fatalities: 27 September 2000 through 1 January 2005". The Institute for Counter-Terrorism. 8 Februari 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-10-27. Diakses tanggal 2006-05-23.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=

Pranala luar

Tak tergolong

Pro-Palestina

Pro-Israel

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan