Senin, 28 September 2026
22:40 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Interpretatio graeca

Interpretatio graeca

persamaan dan prbedaan yunani dan romawi

500px-Pompeii_-_Temple_of_Isis_-_Io_and_Isis_-_MAN.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dewi Isis (duduk di kanan) menyabut pahlawan Yunani Io di Mesir, seperti yang digambarkan di sebuah lukisan dinding di Pompeii

Interpretatio graeca (dalam bahasa Latin berarti "terjemahan Yunani" atau "interpretasi dengan cara Yunani") аdalah suatu diskursus[1] ketika konsep, praktik keagamaan, dewa-dewi, dan mitos Yunani Kuno digunakan untuk menafsirkan atau mencoba memahami mitologi dan agama kebudayaan lainnya. Maka dari itu, interpretatio graeca pada dasarnya adalah suatu metodologi komparatif yang mencari kesamaan dan ciri-ciri bersama. Frasa ini dapat mendeskripsikan upaya Yunani untuk menjelaskan keyakinan dan mitos dari kebudayaan lain, seperti saat Herodotus mendeskripsikan agama Yunani Kuno berdasarkan analog-analog Yunani, atau ketika Dionysios dari Halikarnassos dan Plutarkhos mendokumentasikan kultus, kuil, dan praktik keagamaan Romawi dengan nama-nama dewa-dewi Yunani yang setara. Interpretatio graeca juga dapat mengacu kepada interpretasi non-Yunani terhadap sistem kepercayaan mereka sendiri dengan membandingkannya atau mengasimilasikannya dengan model Yunani, seperti saat bangsa Romawi mengadaptasi mitos dan ikonografi Yunani dengan nama dewa-dewi mereka sendiri.

Referensi

  1. ↑ Mark S. Smith, God in Translation: Deities in Cross-Cultural Discourse in the Biblical World (Wm. B. Eerdmans, 2008, 2010), hlm. 246.

Bacaan lanjut

  • Assmann, Jan (2008). "Translating Gods: Religion as a Factor of Cultural (Un)Translatability". Dalam de Vries, Hent (ed.). Religion: Beyond a Concept. Fordham University Press. ISBN 9780823227242.
  • Pakkanen, Petra (1996). Interpreting Early Hellenistic Religion: A Study Based on the Mystery Cult of Demeter and the Cult of Isis. Foundation of the Finnish Institute at Athens. ISBN 978-951-95295-4-7.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

порно

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan