Selasa, 22 September 2026
04:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Orde Layanan Kekaisaran

Orde Layanan Kekaisaran

Imperial Service Order
Imperial_Service_Order_Elizabeth_II.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Imperial Service Order untuk pria
Dianugerahkan oleh penguasa wilayah persemakmuran
TipeOrdo tanda jasa
DibentukAgustus 1902
Dianugerahkan kepadaPelayanan kepentingan nasional
StatusMasuk dalam konstitusi di Papua New Guinea
Ratu Queen Elizabeth II
TingkatCompanion (ISO)
ImperialServiceOrderRibbon.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Pita Imperial Service Order

Imperial Service Order, penghargaan ini diciptakan oleh Raja Edward VII dan diumumkan pada saat upacara naik takhta didampingi istrinya Alexandra pada tanggal 9 Agustus 1902,[1] untuk dianugerahkan kepada para pensiunan staf administrasi dan pegawai negeri sipil di seluruh Kerajaan Inggris atas jasa dan masa baktinya yang panjang.[2] Biasanya seseorang harus melalui masa bakti selama 25 tahun agar memenuhi syarat, tetapi bisa dipersingkat menjadi 16 tahun bagi mereka yang berdinas di lokasi yang kotor dan minim sanitasi. Hanya ada satu peringkat yaitu Companion, dianugerahkan baik kepada pria maupun wanita yang memenuhi syarat, dan penerima berhak untuk menggunakan singkatan gelar "ISO" di belakang namanya.[3][4]

Referensi

  1. "The Coronation Honours". The Times. No. 36804. London. 26 Juni 1902. p. 5.{{cite news}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |subscription=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. National Archives
  3. Duckers, Peter (2004). British Orders and Decorations. Shire Books. hlm. 48–51.
  4. Honours and Titles (Edisi second). HMSO. 1996. hlm. 101.
250px-Imperial_Service_Order_1912.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ISO untuk pria (atas) dan wanita (bawah)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan