| Rhinoceros iguana | |
|---|---|
| Iguana badak jantan, Pedernales, Republik Dominika | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Reptilia |
| Ordo: | Squamata |
| Subordo: | Iguania |
| Famili: | Iguanidae |
| Genus: | Cyclura |
| Spesies: | C. cornuta |
| Nama binomial | |
| Cyclura cornuta (Bonnaterre, 1789) | |
| Subspecies | |
| |
Iguana badak[3] (Cyclura cornuta) adalah sbeuah spesies iguana terancam yang endemik ke pulau Hispaniola (gabungan Haiti dan Republik Dominika di Karibia serta pulau-pulau di sekitarnya. Merupakan jenis kadal yang besar, panjang mereka berkisar antara 60 hingga 136 sentimeter (24 hingga 54 in), dengan warna kulit yang berkisar dari abu-abu keperakan hingga hijau gelap dan bahkan cokelat. Nama umumnya demikian karena tonjolan tanduk semu berlempeng tulang yang mirip tanduk badak pada moncong iguana ini. Spesies ini diketahui hidup berdampingan dengan iguana ricord (C. ricordii); kedua spesies tersebut menjadi satu-satunya takson iguana yang diketahui demikian.
Referensi
- ↑ Pasachnik, S.A.; Carreras De León, R. (2019). "Cyclura cornuta". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T6042A3099941. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-2.RLTS.T6042A3099941.en. Diakses tanggal 19 November 2021.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
- ↑ Safira, Nur Aulia (2024-07-20). "Fakta Iguana Badak, Apa Fungsi dari Tanduknya?". IDN Times. Diakses tanggal 2026-10-11.
| Cyclura cornuta | |
|---|---|