Senin, 12 Oktober 2026
03:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Idris Pasaribu

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Pasaribu.
Idris Pasaribu
Lahir5 Oktober 1952 (umur 74)
AlmamaterUniversitas Sumatera Utara
Pekerjaan
Orang tua
  • Cornill Pasaribu (ayah)
  • Marianna Purba (ibu)
Karier kepenulisan
Bahasa

Idris Pasaribu (lahir 5 Oktober 1952) adalah seorang sastrawan, wartawan, dan penulis asal Sumatera Utara. Ia mulai menulis sebagai wartawan sejak umur 18 tahun di berbagai surat kabar, seperti harian Suluh Marhaen, Patriot, Sinar Harapan, dan Kompas. Sejak tahun 2020, ia ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebudayaan Nasional Sumatera Utara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[1]

Karya

Beberapa karya tulis Idris Pasaribu, di antaranya adalah:

  • Acek Botak (2009)
  • Dokter Panangian Siregar: Berjalan di Alam Otoriter (2011; ISBN978-602-9937-50-3)
  • Pincalang (2012)
  • Cewek Medan
  • Nikah (Lagi) (2014)
  • Mangalua (2015)
  • Membunuh dengan Senyum (2020; ISBN978-623-6964-06-4)
  • Komandan Pohan (2021)

Referensi

  1. ↑ "Djarot Syaiful Hidayat Kukuhkan Idris Pasaribu Sebagai Kepala BKN PDIP Sumut". Data Sumut. 26 September 2020. Diakses tanggal 30 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan