Selasa, 22 September 2026
21:50 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Ibrahim Sitompul

ulama Tapanuli Utara

Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Sitompul.

Tuan Syekh Haji Ibrahim Sitompul gelar Patuan Longgom Syah (wafat 8 Oktober 1956) adalah seorang ulama Batak yang berasal dari Janji Angkola, Tapanuli Utara sekaligus tokoh Sarekat Islam di Tapanuli.[1]

Konflik dengan Belanda

Awalnya, Syekh Ibrahim Sitompul memenangkan pemilihan kepala negeri di Janji Angkola. Namun kemudian, hasil pemilihan tersebut dianulir oleh pemerintah kolonial melalui J.W.Th. Heringa, kontroler Silindung. Pemerintah kolonial berencana untuk melantik pesaingnya Aristarchus Sitompul, seorang pendeta Batak, menjadi kepala negeri. Syekh Ibrahim Sitompul memprotes rencana ini dan mengadukannya kepada Residen Tapanuli, F.C. Vorstman. Aksi ini didukung oleh Hatopan Kristen Batak yang juga ikut mengamankan hasil pemilihan yang dimenangkan oleh Syekh Ibrahim Sitompul.[2]

Referensi

  1. "Syaikh H Ibrahim Sitompul, Pahlawan dari Huta Patuan". TAJDID.ID. 2020-11-10. Diakses tanggal 2022-06-09.
  2. A., Aritonang, Jan S. Steenbrink, Karel. A history of Christianity in Indonesia. hlm. 549. ISBN 978-90-474-4183-0. OCLC 1162616170.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan