Kamis, 01 Oktober 2026
06:58 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Ibrahim Sitompul

ulama Tapanuli Utara

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Sitompul.

Tuan Syekh Haji Ibrahim Sitompul gelar Patuan Longgom Syah (wafat 8 Oktober 1956) adalah seorang ulama Batak yang berasal dari Janji Angkola, Tapanuli Utara sekaligus tokoh Sarekat Islam di Tapanuli.[1]

Konflik dengan Belanda

Awalnya, Syekh Ibrahim Sitompul memenangkan pemilihan kepala negeri di Janji Angkola. Namun kemudian, hasil pemilihan tersebut dianulir oleh pemerintah kolonial melalui J.W.Th. Heringa, kontroler Silindung. Pemerintah kolonial berencana untuk melantik pesaingnya Aristarchus Sitompul, seorang pendeta Batak, menjadi kepala negeri. Syekh Ibrahim Sitompul memprotes rencana ini dan mengadukannya kepada Residen Tapanuli, F.C. Vorstman. Aksi ini didukung oleh Hatopan Kristen Batak yang juga ikut mengamankan hasil pemilihan yang dimenangkan oleh Syekh Ibrahim Sitompul.[2]

Referensi

  1. ↑ "Syaikh H Ibrahim Sitompul, Pahlawan dari Huta Patuan". TAJDID.ID. 2020-11-10. Diakses tanggal 2022-06-09.
  2. ↑ A., Aritonang, Jan S. Steenbrink, Karel. A history of Christianity in Indonesia. hlm. 549. ISBN 978-90-474-4183-0. OCLC 1162616170.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan