Rabu, 14 Oktober 2026
19:45 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Ibnu Ishaq

Ibnu Ishaq

Bagikan:
Infobox orangIbnu Ishaq
330px-Ibn_Ishaq.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran704 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata
Madinah (Kekhalifahan Umayyah) Suntingan nilai di Wikidata
Kematian768 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata (63/64 tahun)
Bagdad (Kekhalifahan Abbasiyah) Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaIslam Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSirah dan sejarah Islam Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaansejarawan,biografer Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariIbnu Syihab az-Zuhri Suntingan nilai di Wikidata
MuridSufyan Ats-Tsauri, Syu'bah bin al-Hajjaj dan Sufyan bin ‘Uyainah Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal

Muhammad bin Ishaq bin Yasar, lebih singkatnya Ibnu Ishaq (Bahasa Arab: ابن إسحاق) adalah termasuk sejarawan muslim yang pertama. Lahir pada tahun 85H / 704 M dan meninggal pada tahun 151H / 768 M. Ia yang pertama kali menulis Sirat Rasulullah, yang merupakan biografi Rasulullah pertama yang paling komprehensif.[1] Ibnu Sa'ad berkata tentang Ibnu Ishaq, "Ia merupakan yang pertama mengumpulkan sejumlah ekspedisi dari Utusan Allah (Muhammad) dan mencatatnya."

Biografi

Ibnu Ishaqs lahir di Madinah diperkirakan 85 tahun setelah Hijrah ke Madinah. Jadi merupakan salah seorang Tabi'in. Ia berada di Madinah sampai Bani Abbasiyah menggantikan Bani Umayyah dalam kekhalifahan (750). Setelah itu dilaporkan ia berada di berbagai tempat antara Iraq dan Iran, ia meninggal di Bagdad tahun 768

Ibnu Ishaq masih berdarah Iraq. Kakeknya yang bernama Yasir berasal dari ‘Ain at-Tamar, sebuah kota kuno yang tak jauh dari Kuffah. Yasir, saat masih kanak-kanak, menjadi tawanan perang Khalid bin Walid saat berperang dengan Raja Persia, Kisra. Kemudian kakeknya tersebut, tinggal di Madinah. Masa remaja Ibnu Ishaq dihabiskan di Madinah. Kemudian pada 115 H, ia berkelana ke Alexandria, Mesir. Di sini ia meriwayatkan hadits-hadits yang berasal dari Ubaidillah bin Mughirah, Yazid bin Hubaib, Tsamamah bin Syafi’i dan lainnya. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanannya ke Kuffah, al-Jazirah, Ray, Hirah hingga Baghdad. Di tempat terakhir inilah, ia menetap dan memulai kerja-kerja intelektualnya.

Khalifah Al-Manshur, penguasa Baghdad kala itu, mendengar kecerdasan Ibnu Ishaq. Sang raja pun mengundangnya ke istana, selanjtnya raja memerintahkan dikarang sebuah kitab yang berisi tentang kisah sejak zaman Nabi Adam Alaihi Salam hingga sekarang, Ibnu Ishaq pun menyelesaikan tugas Khalifah al-Manshur tersebut. Sebuah karya yang monumental berjudul Sirah Nabawiyah.[2]

Referensi

  1. ↑ JAFRI, S.H.M.; Dari Saqifah sampai Imamah: Awal dan Sejarah Perkembangan Islam Syi'ah. Bandung: Pustaka Hidayah, 1995.
  2. ↑ "Ibnu Ishaq dan Buku Sejarah (Sirah) Nabi". 11 Desember 2019.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ibn Ishaq.
Sejarawan
Abad ke-7
Abad ke-8
Abad ke-9
Abad ke-10
Abad ke-11
Arab
Persia
Abad ke-12
Arab
Persia
Abad ke-13
Arab
Persia
Abad ke-14
Arab
Persia
Abad ke-15
Arab
Persia
Abad ke-16
Arab
Persia
Abad ke-17
Arab
Persia
Abad ke-18
Arab
Persia
Abad ke-19
Arab
Persia
Karya terkenal
Konsep


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan