Senin, 19 Oktober 2026
02:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ibex pirenia

Ibex pirenia

Bagikan:
Ibex pirenia
250px-Pyrenean_Ibex.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi dari tahun 1898
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Caprinae
Tribus: Caprini
Genus: Capra
Spesies:
Subspesies:
†C. p. pyrenaica
Nama trinomial
†Capra pyrenaica pyrenaica
(Schinz, 1838)

Ibex pirenia (Capra pyrenaica pyrenaica), atau yang juga dikenal dengan nama bucardo dalam bahasa Spanyol dan Aragon, bukardo dalam Basque, herc dalam Katalan, atau bouquetin dalam bahasa Prancis, adalah salah satu dari empat subspesies ibex iberia atau kambing liar iberia, yang endemik ke Pegunungan Pirenia. Ibex pirenia paling umum ditemukan di Pegunungan Cantabria, Prancis Selatan, dan Pirenia utara. Spesies ini umum pada kala Holosen dan Pleistosen akhir, dimana mereka memiliki morfologi, terutama beberapa tengkorak, yang ditemukan lebih besar dari pada subspesies-subspesies Capra lainnya diE Eropa barat daya dari masa yang sama.

Pada Januari 2000, ibex pirenia terakhir mati, menandai punahnya subspesies ini. Subspesies lainnya masih sintas: Ibex spanyol barat atau ibex gredos dan ibex spanyol tenggara atau ibex beceite, sementara ibex portugal telah punah. Karena ibex pirenia terakhir mati sebelum para ahli dapat cukup menelaahnya, taksonomi dari subspesies ini masih kontroversial.

Setelah beberapa percobaan gagal dalam menghidupkan kembali subspesies ini melalui kloning, seekor spesimen hidup lahir pada Juli 2003. Ibex pirenia hasil kloning ini lahir di Spanyol melalui metode-metode kloning genetik, dengan makalah risetnya diterbitkan pada 2009.[2] Namun, ibex tersebut mati beberapa menit setelah kelahiran karena adanya cacat paru-paru.[3][4] Ibex pirenia menjadi satu-satunya hewan yang pernah dipulihkan dari kepunahan—dan juga satu-satunya yang punah dua kali.

Referensi

  1. ↑ Herrero, J.; Pérez, J.M. (2008). "Capra pyrenaica subsp. pyrenaica". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2008 e.T3798A10085397. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T3798A10085397.en.{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "Return of the Neanderthals". National Geographic Society. 2013-03-06.
  3. ↑ Folch, José; Cocero, María Jesús; Chesné, Patrick; Alabart, J. L.; Domínguez, Verónica; Cognié, Yves; Roche, Alberto; Fernández-Árias, Alberto; Martí, José Ignacio; Sánchez, P.; Echegoyen, E.; Beckers, Jeane François; Sánchez Bonastre, Armand; Vignon, Xavier (2009). "First birth of an animal from an extinct subspecies (Capra pyrenaica pyrenaica) by cloning". Theriogenology. 71 (6): 1026–1034. doi:10.1016/j.theriogenology.2008.11.005. PMID 19167744.
  4. ↑ Zimmer, Carl (April 2013). "Bringing Them Back to Life". National Geographic Magazine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-01-19. Diakses tanggal 2019-11-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan