Jumat, 30 Oktober 2026
01:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pemilihan umum Bupati Jembrana 2024

Pemilihan umum Bupati Jembrana 2024

Bagikan:
Pemilihan ini dilaksanakan serentak dengan Pemilihan kepala daerah 2024 seluruh Indonesia.
60px-Lambang_Kab_Jembrana.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemilihan umum Bupati Jembrana 2024
Logo pemilihan umum
Logo pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Maskot pemilihan umum
Sebelum
2029
27 November 2024
Pemilih terdaftar244.978[1]
Kehadiran pemilih71,00%
Resmi
100%
per 5 Desember 2024, 11:20 WITA
Kandidat
  250px-Bang-Ipat_pemilu_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 250px-Tamba-Dana_pemilu_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Calon I Made Kembang Hartawan I Nengah Tamba
Partai PDI-P Demokrat
Aliansi Bang-Ipat-PDI-P KJM
(KIM Plus)
Wakil I Gede Ngurah Patriana Krisna I Made Suardana
Suara rakyat 106.119[2] 65.345[3]
Persentase 61,89% 38,11%
Hasil suara




Peta persebaran suara
330px-Location_Jembrana_Regency.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Provinsi Bali yang menyoroti Kabupaten Jembrana
330px-2024_Bali_gubernatorial_election_results_by_city_or_regency_and_district.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati petahana
Ketut Sukra Negara (Pj.)

Birokrat

Bupati & Wakil Bupati terpilih

I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna
PDI-P

Pemilihan umum Bupati Jembrana 2024 (akronim: Pilbup Jembrana 2024) adalah sebuah pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Jembrana periode 2025–2030.[4]

Pilbup Jembrana 2024 tersebut diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Mantan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dapat mencalonkan diri kembali pada pilgub Jembrana 2024.

Aturan pemilu

Sesuai proses pemilu, untuk dapat mengikuti pemilu, calon harus mendapat dukungan dari partai politik atau gabungan partai yang menguasai 7 kursi di DPRD Kabupaten Jembrana. Partai Demokrat Indonesia Perjuangan dengan perolehan 15 dari 35 kursi di parlemen merupakan satu-satunya partai yang dapat mengajukan calon bupati tanpa harus berkoalisi. Calon alternatif dapat menunjukkan dukungan dalam bentuk fotokopi KTP, yang dalam kasus Jembrana berjumlah 24.380 eksemplar. Tidak ada calon independen yang mendaftarkan diri ke Komisi pemilihan sebelum batas waktu.[5] Namun, setelah keputusan Mahkamah Konstitusi Indonesia pada bulan Agustus 2024, dukungan politik yang diperlukan untuk mencalonkan seorang kandidat dikurangi menjadi antara 6,5 dan 10 persen suara terbanyak.[6]

Calon

Kandidat dari Koalisi Indonesia Maju Plus / Koalisi Jembrana Maju

120px-1NumberOneInCircle.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
I Nengah Tamba I Made Suardana
Calon Bupati Calon Wakil Bupati
250px-I_Nengah_Tamba%2C_Bupati_Jembrana_%282021%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-KPU_I_Made_Suardana.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati Jembrana
(2021-2025)
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jembrana
(Petahana)
250px-Tamba-Dana_2024.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Partai Pengusung dan Pendukung
  Demokrat   Golkar   Gerindra   PAN   NasDem   PSI

Kandidat dari Koalisi Bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

120px-2NumberTwoInCircle.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
I Made Kembang Hartawan I Gede Ngurah Patriana Krisna
Calon Bupati Calon Wakil Bupati
250px-KPU_I_Made_Kembang_Hartawan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-I_Gede_Ngurah_Patriana_Krisna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wakil Bupati Jembrana
(2011-2021)
Wakil Bupati Jembrana
(2021-2025)
Partai Pengusung dan Pendukung
  PDI-P   PPP   PKB   Hanura   PKN   Buruh   Ummat   PKS   PBB   Garuda   Gelora

Peta politik

Pasca Pemilu 2024, terdapat enam partai politik yang terwakili di DPRD Kabupaten Jembrana, yaitu:

330px-DPRD_Kabupaten_Jembrana_2024.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Partai politik Jumlah kursi
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
15 / 35
Partai Demokrat (Demokrat)
6 / 35
Partai Golongan Karya (Golkar)
6 / 35
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
4 / 35
Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
2 / 35
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
2 / 35

Hasil pemilu

Hitung Cepat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana menetapkan hasil resmi perolehan suara Pilkada Serentak 2024 dalam rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten, Kamis (5/12/2024). Pasangan calon (paslon) nomor urut 2, I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat), menang telak dengan perolehan 106.119 suara atau 61,89%. Sementara itu, paslon nomor urut 1, I Nengah Tamba dan Made Suardana (Tamba-Dana), memperoleh 65.345 suara atau 38,11%. Kembang-Patriana unggul di seluruh kecamatan di Jembrana, sedangkan Tamba-Dana hanya menang di lima desa, yaitu Pengragoan, Air Kuning, Loloan Barat, Banyubiru, dan Kaliakah.[7]

Hasil Pilgub Bali 2024 di Jembrana

250px-2024_Bali_gubernatorial_election_results_by_city_or_regency_and_district.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hasil Pilgub Bali 2024 per Kabupaten/Kota/Kecamatan, termasuk Kabupaten Jembrana dan kecamatan-kecamatan di Jembrana

Untuk Pilgub Bali, pasangan nomor urut 2 I Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta berhasil meraih 97.402 suara atau 57%, mengalahkan nomor urut 1 Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) yang memperoleh 72.468 suara atau 43%.[8]

Penetapan pasangan calon terpilih

Pasangan calon nomor urut 2 (I Made Kembang Hartawan - I Gede Ngurah Patriana Krisna) ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Terpilih oleh KPU Kabupaten Jembrana pada tanggal 9 Januari 2025 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Jembrana No. 9 Tahun 2025.

Referensi

  1. ↑ "Sah! Bang-Ipat Menang Telak dan Koster-Giri Unggul di Pilkada Jembrana". detik.co. 5 Desember 2024. Diakses tanggal 17 Desember 2024.
  2. ↑ "Sah! Bang-Ipat Menang Telak dan Koster-Giri Unggul di Pilkada Jembrana". detik.co. 5 Desember 2024. Diakses tanggal 17 Desember 2024.
  3. ↑ "Sah! Bang-Ipat Menang Telak dan Koster-Giri Unggul di Pilkada Jembrana". detik.co. 5 Desember 2024. Diakses tanggal 17 Desember 2024.
  4. ↑ Catat! Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November. CNBCIndonesia.com. Diakses 1 Juni 2022
  5. ↑ https://www.rri.co.id/pilkada-2024/693031/pilkada-jembrana-2024 -no-independent -kompetisi-kandidat-diprediksi-ketat
  6. ↑ Wibawana, Widhia Arum (26 Agustus 2024). "PKPU Nomor 10 Tahun 2024 : Isi Artikel Perubahan dan Tautan Unduhan". detiknews. Diakses tanggal 26 Agustus 2024.
  7. ↑ "Sah! Bang-Ipat Menang Telak dan Koster-Giri Unggul di Pilkada Jembrana". detik.co. 5 Desember 2024. Diakses tanggal 17 Desember 2024.
  8. ↑ "Sah! Bang-Ipat Menang Telak dan Koster-Giri Unggul di Pilkada Jembrana". detik.co. 5 Desember 2024. Diakses tanggal 17 Desember 2024.
Sumatra
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Jawa
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Jawa Timur
Banten
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Nusa Tenggara
Barat
Nusa Tenggara
Timur
Kalimantan
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Papua Barat Daya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan