Minggu, 18 Oktober 2026
07:26 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Hutan Atlantik

Bagikan:
Hutan Atlantik
Mata Atlântica
osm-intl,10,a,a,284x208.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Hutan_Atlantik&revid=28017814&groups=_26cef5b85c110c6ec83396b476176f577403c779&parser=parsoid
Peta interaktif Hutan Atlantik
Geografi
LokasiArgentina, Brasil, Paraguay
Area
1.315.460 km2 (507.900 sq mi)

Hutan Atlantik (bahasa Portugis:Mata Atlântica) adalah sebuah hutan di Amerika Selatan yang membentang di sepanjang pesisir Atlantik Brasil dari Rio Grande do Norte di timur laut sampai Rio Grande do Sul di selatan, serta masuk ke tengah benua sampai ke Paraguay dan Provinsi Misiones do Argentina, yang mana hutan ini disana dikenal dengan nama Selva Misionera.

Hutan Atlantik memiliki kawasan ekologis dengan kategori bioma sebagai berikut: hutan daun-lebar musiman tropis lembap dan gugur, padang rumput, sabana dan semak belukar tropis dan subtropis, dan hutan bakau. Hutan ini dicirikan dengan keanekaragaman hayati dan endemisme yang tinggi.[1]

Hutan ini menjadi lingkungan pertama yang ditemui oleh penjajah Portugis lebih dari 500 tahun lalu, saat wilayah tersebut masih dianggap memiliki area seluas 1.000.000–1.500.000 km2 (390.000–580.000 sq mi) dan membentang sejauh jarak yang belum diketahui ke tengah benua, membuatnya, pada saat itu, menjadi hutan hujan terbesar kedua di dunia, setelah Hutan hujan Amazon.[2] Lebih dari 85% area asli dari hutan ini telah ditebang, mengancam banyak spesies tumbuhan dan hewan ke ambang kepunahan.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ Dafonseca, G. 1985. The Vanishing Brazilian Atlantic Forest. Biological Conservation 34:17-34.
  2. ↑ Por, Francis Dov. 1992. Sooretama: the Atlantic rain forest of Brazil. The Hague: SPB Academic Pub.
  3. ↑ "The Atlantic Forest". The Nature Conservancy.
  4. ↑ "Atlantic Forests, South America". WWF.
  5. ↑ De Lima, Renato A. F.; Dauby, Gilles; De Gasper, André L.; Fernandez, Eduardo P.; Vibrans, Alexander C.; Oliveira, Alexandre A. De; Prado, Paulo I.; Souza, Vinícius C.; F. De Siqueira, Marinez; Ter Steege, Hans (2024-01-12). "Comprehensive conservation assessments reveal high extinction risks across Atlantic Forest trees". Science. 383 (6679): 219–225. doi:10.1126/science.abq5099.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan