Rabu, 21 Oktober 2026
14:02 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Hussein Dey

Hussein Dey

Bagikan:
250px-Hussein_Pacha%2C_par_Fernel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hussein Dey pada tahun 1830.

Hussein Dey (juga dieja Husayn Dey; 1765, Smyrna – 1838, Alexandria) (bahasa Arab:حسين داي), adalah penguasa terakhir Eyalet Aljir di Kesultanan Utsmaniyah. Ia menggantikan posisi Ali V ben Ahmed sebagai Dey Aljir pada Maret 1818. Untuk menenangkan orang-orang Eropa, ia menerapkan beberapa kebijakan liberal, seperti pembebasan sandera dan kebebasan beragama untuk orang-orang Yahudi.[1] Namun, ia terlibat dalam sengketa dengan Kerajaan Prancis terkait dengan hutang Prancis kepada dua pedagang Yahudi di Aljir. Prancis membeli gandum untuk pasukannya dari kedua pedagang tersebut pada tahun 1790an, dan kedua pedagang itu sendiri berhutang kepada Dey. Mereka menyatakan bahwa mereka tidak dapat membayar hutang mereka bila Prancis tidak melunasi hutangnya. Maka dari itu, Dey berusaha bernegosiasi dengan konsul Prancis Pierre Deval, tetapi upaya ini gagal. Pada 29 April 1827, Deval tidak memberikan jawaban yang memuaskan, sehingga Dey memukul wajah Deval dengan pengusir lalat. Insiden ini dimanfaatkan oleh Raja Charles X dan kemudian Prancis melancarkan blokade terhadap pelabuhan Aljir. Prancis sempat mengirim duta besar untuk menyelesaikan masalah, tetapi Dey membalasnya dengan menembakkan meriam ke salah satu kapal yang melakukan blokade, sehingga Prancis memutuskan untuk melancarkan aksi militer yang lebih keras.[2]

Pada 14 Juni 1830, 34.000 pasukan Prancis mendarat di Sidi Ferruch, 27 km di sebelah barat kota Aljir. Mereka memasuki kota Aljir pada tanggal 5 Juli. Hussein Dey memutuskan untuk menyerah dan sebagai gantinya kebebasan dan hak miliknya dijamin. Kekuasaan Utsmaniyah di Aljazair selama 313 tahun pun berakhir. Dey meninggalkan Aljir bersama dengan keluarga, harem, dan harta bendanya. Ia meminta izin untuk tinggal di Prancis, tetapi ditolak oleh Charles X, sehingga ia menetap di Napoli.[3] Ia tinggal di Italia selama tiga tahun dan meninggal di Alexandria pada tahun 1838.

Referensi

  1. ↑ Fleury, Georges. Comment l'Algérie devint française (1830-1848)
  2. ↑ Abun-Nasr, p. 250
  3. ↑ Hugo, Abel. 1835. France pittoresque


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan