Rabu, 30 September 2026
20:07 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Hongi

Hongi

Bagikan:
Untuk pelayaran yang dilakukan oleh pemerintahan VOC dan Kesultanan Tidore, lihat Pelayaran Hongi.
250px-Powhiri%2C_USAF.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang anggota Angkatan Udara Amerika Serikat dan seorang prajurit Māori bersapa hongi saat upacara pōwhiri.
250px-A_hongi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua wanita Māori bersapa hongi, 1913.

Penyambutan Māori tradisional, hongi (Pengucapan Māori: [ˈhɔŋi]) ditunjukkan dengan dua orang saling mendekatkan hidung mereka bersamaan; beberapa orang melibatkan penyentuhan kening pada saat yang sama.[1] Penyambutan tersebut dipakai dalam pertemuan-pertemuan tradisional di kalangan suku Māori,[2] dan acara-acara besar, seperti pōwhiri.[3] Penyapaan tersebut disusul dengan jabat tangan.[3]

Lihat juga

  • Henge'do, tradisi serupa dari Nusa Tenggara Timur

Referensi

  1. ↑ Salmons, Matthew (17 September 2017). "Hongi, our national greeting". Stuff.co.nz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 1 November 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ The Editors of Encyclopaedia Britannica. "Maori – Maori Culture In The 21st Century". Encyclopædia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 1 November 2018.{{cite web}}: |author= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Māori ki Te Whare Wānanga o Ōtākou. "Pōwhiri" (dalam bahasa New Zealand English). Dunedin: University of Otago. Diakses tanggal 1 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan