Kamis, 15 Oktober 2026
16:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Ular-air belang

Ular-air belang

Bagikan:
Ular air pelangi
250px-Homalopsis_buccata.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Homalopsidae
Genus: Homalopsis
Kuhl dan Hasselt, 1822
Spesies:
H. buccata
Nama binomial
Homalopsis buccata

Ular-air belang (Homalopsis buccata) atau juga disebut ular kadut belang adalah spesies ular air yang tersebar luas di Asia bagian tenggara. Dalam bahasa inggris dikenal dengan nama Common puff-faced watersnake, banded watersnake, atau banded puff-faced watersnake.[2]

Pengenalan

250px-Homalopsis_buccata_in_Pata_Zoo_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Homalopsis_buccata_in_Pata_Zoo_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Panjang tubuh ular-air belang mencapai 1.2 meter. Tubuh bagian atas berwarna cokelat atau kelabu kecokelatan menyerupai lumpur pasir, dan dihiasi dengan belang-belang agak sempit berwarna cokelat pucat. Bagian bawah tubuh berwarna keputihan. Pada kepalanya, terdapat corak menyerupai topeng berwarna cokelat pucat.[2]

Pada ular muda, tubuh bagian atas dapat berwarna kekuningan, oranye, atau kemerahan, dengan belang-belang agak sempit berwarna keputihan atau krem. Warna tubuhnya berubah menjadi kecokelatan atau lebih gelap seiring dengan bertambahnya usia.[2]

Penyebaran

Ular-air belang tersebar luas mulai dari India bagian timur-laut, Nepal, Bangladesh, Laos, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Indonesia (Sumatra, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi).[3][4]

Ekologi

Ular-air belang aktif pada malam hari dan biasanya berkelana di daerah aliran sungai, rawa-rawa, dan juga kolam. Terkadang juga sering ditemukan di dekat pemukiman manusia. Ular ini adalah ular berbisa dengan taring bisa yang terletak di rahang atas bagian belakang (rear-fanged), tetapi bisanya tidak berbahaya bagi manusia. Makanan utamanya adalah ikan-ikan kecil dan katak/kodok.[2][5]

Ular-air belang berkembangbiak dengan melahirkan (ovovivipar). Jumlah anaknya sebanyak 2 sampai 20 ekor, masing-masing berukuran panjang mencapai 23 cm.[2][6]

Referensi

  1. ↑ Murphy, J.; Brooks, S.E.; Zug, G.R. (2010). "Homalopsis buccata". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2010 e.T176682A7283049. doi:10.2305/IUCN.UK.2010-4.RLTS.T176682A7283049.en. Diakses tanggal 1 Maret 2026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 Ular-air belang @ Ular Asli Indonesia
  3. ↑ MURPHY, JOHN C.; HAROLD K. VORIS, B.H.C.K. MURTHY, JOSHUA TRAUB & CHRISTINA CUMBERBATCH 2012. The masked water snakes of the genus Homalopsis Kuhl & van Hasselt, 1822 (Squamata, Serpentes, Homalopsidae), with the description of a new species. Zootaxa 3208: 1–26
  4. ↑ Homalopsis buccata @ Reptile Database
  5. ↑ Voris, H. K., & Murphy, J. C. (2002). The prey and predators of Homalopsine snakes. Journal of Natural History, 36(13), 1621–1632.
  6. ↑ Berry, P. Y., & Lim, G. S. (1967). The Breeding Pattern of the Puff-Faced Water Snake, Homalopsis buccata Boulenger. Copeia, 1967(2), 307.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan