Minggu, 18 Oktober 2026
06:40 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Hoessin Saad

Hoessin Saad

Bagikan:
Hoessin Saad
250px-Bupati_Bungo_Tebo_Hoessin_Saad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati Bungoke-2
Masa jabatan
1968–1975
PresidenSoeharto
GubernurR.M. Noer Atmadibrata
Djamaluddin Tambunan
PendahuluM. Saidi
PenggantiH. Hasan
Informasi pribadi
Lahir(1924-11-29)29 November 1924
Meninggal22 Mei 1997(1997-05-22) (umur 72)

H. Hoessin Saad (29 November 1924 – 22 Mei 1997) adalah Bupati Bungo Tebo sejak 1968 hingga 1975.[1]

Biografi

250px-Bupati_Hoessin_Saad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hoessin Saad, Disaat masih menjabat Bupati Bungo Tebo

Semasa hidupnya, Hoessin mengabdi sebagai tentara selama lima tahun, menjadi pejabat negara tujuh tahun dan sebagai pegawai negeri sipil 24 tahun. Kiprah Hoessin muda dalam perjuangan republik terbilang panjang, sekalipun di militer hanya lima tahun. Ia pernah menjadi Ketua Badan Penyelidik BKR, TKR (Tentara Keamanan Rakjat) di Muara Bungo pada Oktober 1945. Ia saat itu berpangkat Sersan Mayor.

Bahkan ketika ia berpangkat letnan muda pada 1946, pria dengan 17 anak itu dipercaya sebagai Komandan Polisi Tentara (PT) Seksi IV Muara Bungo dan Muara Tebo. Letnan Hoessin Saad dipercaya menjadi kepala front Pasukan Batang Tebo. Pasukan yang dikepalai oleh Letnan Daud itu terlibat dalam perang melawan Belanda pada Juli 1949.

Atas jasa-jasanya itu, oleh pemerintah Hoessin Saad dianugerahi delapan bintang jasa termasuk bintang Legiun Veteran RI. Pada tahun 1950 Ia mengajukan pengunduran diri dari TNI. Sehingga kemudian keluar surat mengenai berhenti dengan hormat itu dari Komanda SS dan Menteri Pertahanan.

Setelah itu barulah Hoessin memulai karier di pemerintahan sebagai PNS di kantor Bupati Kabupaten Merangin. Hingga akhirnya, ia diangkat menjadi Bupati Bungo Tebo (Bute) dari tahun 1968-1975.

Hoessin meninggal pada hari Kamis, 22 Mei 1997. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Satria Negara, Muara Bungo.

Riwayat Pendidikan

  • Sekolah Dasar Openbare Vervolgschool Lubuk Landai (1931-1935)
  • Schakel School Muara Bungo (1935-1937)
  • INS Kayu Tanam di Padang Pariaman (1937-1941)
  • Sekolah Syukyeu Kanri Gakko Palembang (1941-1943)
  • Sekolah Polisi Militer Jepang/Kempeitai 4 bulan (1943-1943)
  • Sekolah Camat/Pamong Praja Bukit Tinggi (1954-1955)

Referensi

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
M. Saidi
Bupati Bungo Tebo
1968–1975
Diteruskan oleh:
H. Hasan


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan