Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Layang-layang asia" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
| Layang-layang asia | |
|---|---|
| Di Tönning, Jerman | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Passeriformes |
| Famili: | Hirundinidae |
| Genus: | Hirundo |
| Spesies: | H. rustica |
| Nama binomial | |
| Hirundo rustica | |
| Subspesies | |
|
6, lihat teks | |
| Daerah sebaran H. rustica Berkembang biak Menetap Migrasi Tidak berkembang biak | |
| Sinonim | |
| |
| Audio | |
| Hirundo rustica memanggil di Philadelphia | |
Layang-layang asia (bahasa Latin:Hirundo rustica) adalah spesies burung dari keluarga Hirundinidae, dari genus Hirundo, yang mempunyai paruh, berdarah panas, dan membiak dengan cara bertelur. Burung ini merupakan jenis burung pemakan serangga kecil yang memiliki habitat di hutan, kebun, tegalan, sawah, pedesaan, kota.
Fenomena migrasi burung Layang-layang Asia diamati oleh pengamat dan peneliti burung untuk memantau populasinya. Fluktuasi populasi burung ini diduga disebabkan oleh beberapa hal termasuk: proses migrasi yang terjadi secara bertahap, adanya perilaku homing yang tidak tetap (dalam mencari tempat untuk istirahat) dan dugaan adanya koloni istirahat yang memungkinkan adanya migrasi lokal antar koloni.[2]
Sebagaimana burung migrasi pada umumnya, spesies burung ini hidup secara berkelompok. Hal ini merupakan salah satu mekanisme untuk mempertahankan diri terhadap gangguan dari luar selama masa perjalanannya, misalnya predator yang memburu burung ini ketika ia terpisah dengan rombongannya.[2]
Ciri-ciri
Layang-layang asia memiliki tubuh berukuran sedang (20 cm). Tubuh bagian atas berwarna biru baja. Pinggir tenggorokan kemerahan. Perut putih. Garis biru baja pada dada atas. Ekor sangat panjang dengan bintik putih pada ujung bulu.
Perbedaan dengan Layang-layang batu: perut putih bersih, ekor lebih memanjang, garis dada biru baja. Remaja: bulu lebih suram, ekor tanpa pita panjang. Iris cokelat, paruh hitam, kaki hitam. Terbang melayang dan melingkar di udara, atau terbang rendah di atas tanah atau air untuk menangkap serangga. Hinggap pada pohon mati, kawat, tiang. Mencari makan sendiri-sendiri tetapi dalam jumlah besar dalam satu tempat.

Tempat Tinggal
Ada yang menyebutnya seriti kembang atau Dali. makan serangga hidup bersarang di bawah jembatan dengan menggunakan lumpur dan rumput.
Penyebaran
- Berbiak: Kosmopolitan, di semua belahan bumi utara.
- Migran: Afrika, Asia, Asia tenggara, Filipina, Indonesia, Irian, Australia.
Galeri
Referensi
- ↑ BirdLife International (2019). "Hirundo rustica". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T22712252A137668645. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T22712252A137668645.en. Diakses tanggal 12 November 2021.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 W, Stefan Agung; Djuwantoko, Djuwantoko; Jati, Wibowo N. (2005). "Sebaran dan Kemelimpahan Burung Layang-Layang Asia (Hirundo rustica Linn.) di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta". Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati (dalam bahasa Inggris): 49–58. doi:10.24002/biota.v10i1.2864. ISSN 2527-323X.
Lihat juga
| Hirundo rustica |
|
|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |