Minggu, 27 September 2026
22:12 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Hiperamonemia

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Hiperamonemia (atau kadar amonia tinggi) adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kelebihan amonia dalam darah. Kondisi ini dapat bersifat primer atau sekunder, serta berbahaya dapat menyebabkan cedera otak dan kematian.[1]

Amonia merupakan produk katabolisme protein yang mengandung nitrogen. Normalnya, amonia diubah menjadi zat yang kurang beracun sebelum dikeluarkan melalui urin oleh ginjal. Reaksi yang dimulai di mitokondria dan kemudian masuk ke sitosol dalam suatu proses yang dikenal sebagai siklus urea.[2] Gangguan pada proses ini, termasuk defisiensi seng, dapat meningkatkan kadar amonia dalam darah.

Kadar amonia darah normal pada orang dewasa berkisar antara 20-50 mikromol per liter (μmol/L), atau kurang dari 26-30 μmol/L. Hiperamonemia umumnya didefinisikan sebagai kadar amonia lebih dari 50 μmol/L pada orang dewasa dan lebih dari 100 μmol/L pada bayi baru lahir. Nilai ini biasanya dipakai sebagai batas keputusan klinis.

Jenis

Primer dan sekunder

  • Hiperamonemia primer disebabkan oleh kelainan metabolisme bawaan yang ditandai dengan berkurangnya aktivitas enzim dalam siklus urea.
  • Hiperamonemia sekunder disebabkan oleh kelainan metabolisme intermediet bawaan, yang ditandai dengan berkurangnya aktivitas enzim di luar siklus urea atau disfungsi sel yang berperan besar dalam metabolisme. Contoh pada gagal hati akut dan sirosis.

Diperoleh dan bawaan

Pengobatan

Beberapa pilihan terapi antara lain:

  • Pemberian laktulosa untuk mengurangi penyerapan amonia di usus.
  • Antibiotik seperti rifaximin untuk menurunkan kadar amonia.
  • Pada hiperamonemia yang disebabkan oleh penyakit hati, salah satu obat yang dapat digunakan adalah magnesium isoglisirrhizinate (MgIG).
  • Diet rendah protein mungkin dianjurkan untuk membantu mengurangi produksi amonia.[3][4][5]

Referensi

  1. ↑ y7rik (2020-07-29). "Hiperamonemia: Gejala, Penyebab, Jenis, Pengobatan". Maestrovirtuale.com. Diakses tanggal 2025-11-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  2. ↑ "Kadar Amonia dalam Darah: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya" (dalam bahasa Inggris). 2025-03-14. Diakses tanggal 2025-11-28.
  3. ↑ Riggio, O.; Merli, M.; Capocaccia, L.; Caschera, M.; Zullo, A.; Pinto, G.; Gaudio, E.; Franchitto, A.; Spagnoli, R.; D'Aquilino, E. (September 1992). "Zinc supplementation reduces blood ammonia and increases liver ornithine transcarbamylase activity in experimental cirrhosis". Hepatology. 16 (3): 785–789. doi:10.1002/hep.1840160326. ISSN 0270-9139. PMID 1505922. S2CID 1141979.
  4. ↑ Ali, Rimsha; Nagalli, Shivaraj (7 April 2023). "Hyperammonemia". StatPearls Publishing. PMID 32491436. Retrieved 6 September 2024.
  5. ↑ hawla, Jasvinder (12 September 2022). "Hyperammonemia". Medscape. Retrieved 18 March 2024.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan