Selasa, 13 Oktober 2026
03:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Himalaya timur

Himalaya timur

Bagikan:
Wiki_eastern_himalayas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sebuah perwakilan politik/geografi Himalaya Timur.

Himalaya Timur terbentang dari Nepal timur, India Timur Laut, Bhutan, Wilayah Otonom Tibet sampai Yunnan di Tiongkok dan Myanmar utara. Iklim wilayah tersebut dipengaruhi oleh muson Asia Selatan dari Juni sampai September.[1] Tempat tersebut adalah titik panas keragaman hayati, dengan keragaman budaya hayati yang terkenal.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Shrestha, A.B.; Devkota, L.P. (2010). Climate change in the Eastern Himalayas: observed trends and model projections (PDF). Kathmandu, Nepal: International Centre for Integrated Mountain Development.
  2. ↑ O'Neill, A.R.; Badola, H.K.; Dhyani, P.P.; Rana, S.K. (2017). "Integrating ethnobiological knowledge into biodiversity conservation in the Eastern Himalayas". Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine. 13 (1): 21. doi:10.1186/s13002-017-0148-9. PMC 5372287. PMID 28356115.
  3. ↑ O'Neill, A. R. (2019). "Evaluating high-altitude Ramsar wetlands in the Sikkim Eastern Himalayas". Global Ecology and Conservation. 20 e00715. doi:10.1016/j.gecco.2019.e00715.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eastern Himalayas.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan