Selasa, 03 November 2026
01:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Herpetologi

Herpetologi

Bagikan:
Zoologi
250px-Animal_diversity.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cabang
Antropologi · Antropologi biologis · Antrozoologi · Araknologi · Artropodologi · Cetologi · Bryozoologi · Entomologi · Etologi · Helmintologi · Herpetologi · Iktiologi · Karkinologi · Konkologi · Knidariologi · Malakologi · Mamalogi · Melitologi · Mirmekologi · Nematologi · Neuroetologi · Ornitologi · Parasitologi · Paleozoologi · Planktologi · Primatologi · Zoosemiotik · Zooarkeologi
Zoologis terkemuka
Karl Ernst von Baer · Georges Cuvier · Charles Darwin
Jean-Henri Fabre · William Kirby
Carolus Linnaeus · Konrad Lorenz · Thomas Say
Jakob von Uexküll · Alfred Russel Wallace · lainnya...
Sejarah
Pra-Darwin · Pasca-Darwin · Linimasa zoologi

Herpetologi (Bahasa Yunani: ἑρπετόν herpeton = melata, dan λόγος logos = penjelasan atau alasan) adalah cabang ilmu zoologi yang mempelajari kehidupan reptilia dan amfibia.[1] Batrakologi (batrachology) adalah cabang herpetologi yang khusus mempelajari amfibia.

Sesungguhnya, objek kajian ilmu ini adalah vertebrata "berdarah dingin" (poikiloterm) yang berkaki empat (tetrapoda). Dengan demikian istilah "herpetofauna" (sering disingkat "herpet" atau "herps" saja) tidak mencakup ikan; meskipun para herpetolog dan iktiolog acap bekerjasama, baik di lapangan maupun dalam pertukaran dan penyebar luasan gagasan.

Herpetologi makin banyak dipelajari seiring dengan berkembangnya kecenderungan menjadikan reptil sebagai hewan peliharaan. Selain itu, banyak anggota dari kedua kelompok besar hewan ini yang menghasilkan bisa/racun yang, di antaranya, dapat digunakan sebagai bahan baku obat-obatan bagi penyakit jantung dan stroke.

Karier

Ada banyak karier pada bidang herpetologi. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, bidang penelitian, pembiakan umum dan swasta, kurator ilmu hewan, profesor akademi, kurator museum.

Bagi yang ingin berkarier di bidang ini harus mempunyai latar belakang yang kuat di bidang ilmu pasti dan matematika. Hanya beberapa universitas yang menawarkan program studi di bidang ini, sehingga membuat bidang ini sangat langka dan banyak dicari.

Dalam dunia ilmu pengetahuan modern, sangat jarang seseorang dianggap sebagai ahli herpetologi. Banyak orang lebih memfokuskan diri di bidang cabangnya seperti ekologi, evolusi, taksonomi, fisiologi, atau biologi molekular, dan biasanya bidang yang diambil adalah dengan penelitian pada amfibi atau serangga. Sebagai contoh, seorang ahli biologi evolusi yang juga seorang ahli herpetolgi bisa memilih untuk meneliti perubahan warna yang terjadi pada ular koral.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 6. ISBN 978-602-6879-99-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan