Jumat, 30 Oktober 2026
08:05 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Mirmekologi

Mirmekologi

cabang entomologi yang memusatkan perhatian semut

Bagikan:
250px-Meat_eater_ant_feeding_on_honey02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Semut

Mirmekologi (dari bahasa Yunani: μύρμηξ, myrmex, "semut" dan λόγος, logos, "ilmu") adalah cabang entomologi yang memusatkan perhatian pada semut. Semut telah menjadi pilihan model untuk penelitian mengenai evolusi sistem sosial karena semut memiliki eusosialitas (organisasi sosial) yang kompleks dan beragam. Keanekaragaman dan peran mereka di ekosistem juga menjadikan mereka komponen yang penting dalam penelitian mengenai keanekaragaman hayati dan konservasi. Baru-baru ini, koloni semut juga diteliti dan dijadikan model dalam penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran mesin, jaringan interaktif kompleks, komputer paralel, dan bidang komputer lainnya.[1]

Istilah "mirmekologi" dicetuskan oleh William Morton Wheeler (1865–1937). Pemikiran ilmiah pertama yang didasarkan pada pengamatan kehidupa nsemut dibuat oleh Auguste Forel (1848–1931) dari Swiss.

Catatan kaki

  1. ↑ Deborah Gordon (2010). Ant Encounters Interaction Networks and Colony Behavior. New Jersey: Princeton University Press. hlm. 143. ISBN 978-0691138794.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan