Rabu, 28 Oktober 2026
06:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Araknologi

Araknologi

Bagikan:
Zoologi
250px-Animal_diversity.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cabang
Antropologi · Antropologi biologis · Antrozoologi · Araknologi · Artropodologi · Cetologi · Bryozoologi · Entomologi · Etologi · Helmintologi · Herpetologi · Iktiologi · Karkinologi · Konkologi · Knidariologi · Malakologi · Mamalogi · Melitologi · Mirmekologi · Nematologi · Neuroetologi · Ornitologi · Parasitologi · Paleozoologi · Planktologi · Primatologi · Zoosemiotik · Zooarkeologi
Zoologis terkemuka
Karl Ernst von Baer · Georges Cuvier · Charles Darwin
Jean-Henri Fabre · William Kirby
Carolus Linnaeus · Konrad Lorenz · Thomas Say
Jakob von Uexküll · Alfred Russel Wallace · lainnya...
Sejarah
Pra-Darwin · Pasca-Darwin · Linimasa zoologi

Araknologi adalah studi ilmiah mengenai arachnida, yang mencakup laba-laba dan hewan tak bertulang belakang lainnya yang berkerabat dekat dengannya seperti kalajengking, kalajengking palsu dan laba-laba penuai. Orang yang mempelajari ilmu ini dikenal sebagai araknolog. Araknologi dapat dipersempit lagi menjadi tiga disiplin imu, yaitu akarologi yang mempelajari tungau, araneologi yang khusus mempelajari laba-laba (ordo Araneae),[1] dan skorpiologi, yang mempelajari kalajengking.

Istilah ini berasal dari kata Bahasa Yunani ἀράχνη, arachnē, "laba-laba" dan -λογία, -logia, "studi suatu subjek".

Araknologi sebagai cabang sains

Araknolog menjadi petanggungjawab utama dalam mengklasifikasikan spesimen-spesimen arachnida dan mempelajari aspek-aspek pada biologinya. Pada imaginasi umum, mereka umumnya dirujuk sebagai "ahli laba-laba" Disiplin dalam araknologi mencakup menamai spesies dan menentukan hubungan evolusionernya dengan satu sama lain (taksonomi dan sistematika), mempelajari

250px-Nephila-clavipes-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Trichonephila clavipes

bagaimana mereka berinteraksi dengan anggota lainya yang sama spesies dan/atau lingkungannya (ekologi perilaku), atau bagaimana mereka tersebar pada wilayah dan habitat yang berbeda-beda (faunistik). Araknolog lainnya melakukan penelitian pada anatomi atau fisiologi dari arachnida, termasuk bisa pada laba-laba dan kalajengking. Beberapa lainnya mempelajari dampak laba-laba pada ekosistem agrikultur dan apakah mereka dapat digunakan sebagai agen kontrol hama biologis atau tidak.

Referensi

  1. ↑ "Definition of ARANEOLOGY". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan