Sabtu, 17 Oktober 2026
11:45 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Henry dari Huntington

Bagikan:

Henry dari Huntingdon (bahasa Latin:Henricus Huntindoniensis; ca 1088 – ca 1157 M), putra dari seorang kanon di Keuskupan Lincoln, adalah seorang sejarawan Inggris abad ke-12, penulis sebuah catatan sejarah Inggris, Historia Anglorum, "sejarawan Angli-Norman paling berpengaruh yang datang dari rohaniwan sekuler".[1] Ia berkarya sebagai deakon agung Huntingdon.

Catatan

  1. ↑ Hollister, p. 9

Sumber

  • Henry of Huntingdon, Historia Anglorum
    • ed. and tr. Diana E. Greenway, Henry Archdeacon of Huntingdon. Historia Anglorum. The History of the English People. Oxford Medieval Texts. Oxford, 1996.
    • tr. D.E. Greenway, Henry of Huntingdon. The History of the English People, 1000–1154. Oxford World's Classics. Oxford: Oxford University Press, 2002. ISBN0-19-284075-4.
  • Greenway, D.E. (2004). "Henry [Henry of Huntingdon] (c.1088–c.1157)". Oxford Dictionary of National Biography. Oxford University Press. Diakses tanggal 18 April 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Greenway, D.E. "Authority, convention and observation in Henry of Huntingdon's Historia Anglorum." Anglo-Norman Studies 18 (1995): 105–21.
  • Greenway, D.E. "Henry of Huntingdon and the manuscripts of his Historia Anglorum." Anglo-Norman Studies 9 (1986): 103–26.
  • Hollister, C. Warren. Henry I. Yale English Monarchs. New Haven: Yale University Press, 2001. ISBN0-300-08858-2.
  • Partner, Nancy F. Serious Entertainments: The writing of History in Twelfth-Century England. Chicago: University of Chicago Press, 1977.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Henry dari Huntington.
Wikisource logo
Wikisumber memiliki karya asli dari atau mengenai:

Historia Anglorum

  • "Historia Anglorum", The History of the English (published 1879, in Latin), edited by Thomas Arnold, Internet Archive
  • The chronicle of Henry of Huntingdon. Comprising the history of England, from the invasion of Julius Cæsar to the accession of Henry II. Also, The acts of Stephen, king of England and duke of Normandy (published 1853, in English), translated and edited by Thomas Forester, Internet Archive
  • Henrici Archidiaconi Huntindoniensis Historiarum, Libri VIII, in Rerum Anglicarum Scriptores Post Bedam Praecipui, ex vetustissimis codicibus manuscriptis nunc primum in lucem editi (G. Bishop, R Nuberie & R. Barker Typographij Regii, London 1596). digitized (Google)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan