Minggu, 18 Oktober 2026
09:32 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Helene Stöcker

Helene Stöcker

Bagikan:
250px-Helene_Stoecker_on_street.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Helene Stöcker

Helene Stöcker (13 November 1869 – 24 Februari 1943) adalah seorang feminis, pasifis dan aktivis gender asal Jerman.

Kehidupan

Stöcker dibesarkan dalam keluarga Calvinis dan masuk sekolah putri yang mengajarkan rasionalitas dan moralitas.[1][2] Ia pindah ke Berlin untuk melanjutkan pendidikan dan kemudian masuk Universitas Bern, dimana ia menjadi salah satu wanita Jerman pertama yang meraih gelar dokterandes. Pada 1905, ia membantu pendirian Liga Perlindungan Kaum Ibu(Bund für Mutterschutz, BfM),[3] dan menjadi penyunting majalah dari organisasi tersebut Mutterschutz (1905-1908) dan kemudian Die Neue Generation (1906–1932).[1]

Catatan

  1. 1 2 "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-08-14. Diakses tanggal 2019-08-14.
  2. ↑ "Helene Stöcker (1869-1943)" (PDF). MUVS. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-08-14.
  3. ↑ "Helene Stöcker Papers (DG 035), Swarthmore College Peace Collection". www.swarthmore.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-23. Diakses tanggal 2018-11-12.

Referensi

  • Atina Grossmann: Reforming Sex: The German Movement for Birth Control and Abortion Reform, 1920-1950. Oxford University Press, Oxford, 1995. ISBN0-19-512124-4
  • Christl Wickert: Helene Stöcker 1869 - 1943. Frauenrechtlerin, Sexualreformerin und Pazifistin. Dietz Verlag, Bonn, 1991. ISBN3-8012-0167-8
  • Gudrun Hamelmann: Helene Stöcker, der 'Bund für Mutterschutz' und 'Die Neue Generation'. Haag Verlag, Frankfurt am Main, 1998. ISBN3-89228-945-X
  • Rolf von Bockel: Philosophin einer "neuen Ethik": Helene Stöcker (1869-1943). 1991. ISBN3-928770-47-0
  • Annegret Stopczyk-Pfundstein: Philosophin der Liebe. Helene Stöcker. BoD Norderstedt, 2003. ISBN3-8311-4212-2

Bacaan tambahan

  • Edward Ross Dickinson, Sex, Freedom, and Power in Imperial Germany, 1880–1914, Cambridge University Press, 2014. ISBN1-1074-7119-2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan