Senin, 12 Oktober 2026
01:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Heinrich Geissler

Heinrich Geissler

Bagikan:
330px-Heinrich_Geissler.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Heinrich Geissler.

Heinrich Geissler (1815-1879) adalah seorang ahli mesin, ahli fisika, dan peniup kaca berkebangsaan Jerman.[1] Ia dilaihirkan di kota Ingelshieb, German.[2] Ayahnya adalah seorang perajin kaca.[2] Ia memulai bengkel kerjanya di Bonn pada tahun 1852, pada tahun yang sama pula, Geissler bertemu dengan rekan kerjanya, Julius Plücker, seorang ahli matematika dan fisika.[2] Bersama dengan Plucker, Geissler mengerjakan termometer dan tube kapiler.[2]

Pada tahun 1855, Geissler dianugerahi medali emas pada pameran kelas dunia di Paris, atas kerjaninan kaca miliknya yang memiliki kualitas tinggi.[2] Pada tahun 1857, Geissler menunjukkan penemuannya berupa pompa vakum merkuri di Universitas Bonn.[2] Pompa ini dapat digunakan untuk memompa udara keluar dari tube kaca, sehingga dapat dicapai tekanan yang sangat rendah pada tube tersebut.[2]

Geissler juga mengerjakan semacam instrumen yang dinamakan tabung Geissler.[2] Tabung tersebut berupa semacam tabung kaca bertekenan rendah, yang diisi dengan gas seperti neon atau argon, dan dihubungkan dengan anoda dan katode.[2] Lebih jauh lagi, Geissler bereksperimen dengan tabung dengan variasi ukuran, uap gas, cairan, dan tekanan udara.[2]

Referensi

  1. ↑ (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Short biography of Johann Heinrich Wilhelm Geissler Diarsipkan 2017-09-05 di Wayback Machine. Cathode Ray Tube Site. Diakses 18 Juni 2014.(Inggris)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan