Jumat, 09 Oktober 2026
04:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Hawaii Kuno

Hawaii Kuno

Bagikan:
250px-Hawaii_petroglyph_men.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Petroglif di Taman Nasional Gunung-Gunung Berapi Hawaii.

Hawaiʻi Kuno adalah periode sejarah Hawaii sebelum penyatuan Kerajaan Hawaii pada tahun 1810 oleh Kamehameha yang Agung. Diperkirakan permukiman Polinesia pertama berdiri sekitar tahun 300 hingga 800. Pada tahun 2010, sebuah penelitian yang menggunakan metode penanggalan radiokarbon dan sampel yang lebih tepercaya menunjukkan bahwa kepulauan ini dimukimi sekitar tahun 1219–1266.[1]

Kepulauan di Polinesia Timur memiliki kebudayaan yang serupa dan hal ini mungkin dapat dijelaskan oleh migrasi dalam jangka waktu yang pendek. Wanatani dan budi daya perairan yang beragam menjadi sumber makanan utama orang Hawaii. Materi tropis dimanfaatkan untuk membuat rumah. Kuil-kuil (disebut heiau) didirikan dengan bahan batu-batu lava yang tersedia.

Berkat sumber daya alam yang kaya, populasi Hawaii relatif padat dan diatur oleh kelas penguasa.

Kasta

Masyarakat Hawaii terbagi menjadi kasta-kasta berikut:

  • Aliʻi. Kelas ini meliputi kepala-kepala suku yang berkuasa dengan kekuatan yang disebut mana.
  • Kahuna. Pemuka agama yang memimpin upacara keagamaan di heiau atau tempat lain.
  • Makaʻāinana. Rakyat jelata yang bertani, mencari ikan, dan membuat kerajinan sederhana.
  • Kauwā. Diyakini merupakan tawanan perang atau keturunan tawanan perang. Pernikahan antara anggota kasta tinggi dengan kauwā dilarang. Kauwā bekerja untuk kepala-kepala suku dan sering dijadikan korban upacara di luakini heiau.

Agama dan sistem kapu

Agama Hawaii berperan penting dalam kehidupan Hawaii kuno dan memengaruhi gaya hidup, kebiasaan, cara kerja, kebijakan sosial dan hukum. Sistem hukum Hawaii didasarkan pada kapu atau pamali yang mengatur cara hidup, beribadah, dan makan. Contohnya adalah kapu yang mengatur bahwa laki-laki dan perempuan tidak boleh makan bersama. Penangkapan ikan hanya boleh dilakukan pada musim tertentu. Bayangan seorang aliʻi tidak boleh disentuh karena akan mengambil mananya.

Catatan kaki

Daftar pustaka

Sumber primer

Sumber sekunder

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan