Minggu, 11 Oktober 2026
09:57 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Havlagah

Havlagah

Bagikan:
330px-Havlagah_bus_during_1936-1939_Arab_revolt-British_Mandate_of_Palestine.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemberontakan Arab di Palestina 1936–39. Sebuah bus dipasangi dengan kawat untuk melindungi bus tersebut dari lemparan batu dan granat.

Havlagah (bahasa Ibrani:ההבלגה‎, "Penahanan Diri") adalah sebuah kebijakan strategis yang dipakai oleh para anggota Haganah dengan kaitan terhadap tindakan yang diambil terhadap kelompok-kelompok Arab yang menyerang pemukiman Yahudi pada masa Mandat Palestina. Prinsip-prinsip intinya adalah mencegah dan menghindari diri dari tindak balas dendam terhadap Arab dengan menyerang warga sipil tak berdosa. Pemimpin politik dan kelompok Zionis sayap kiri mendukung kebijakan Havlagah.

Dampak

Tak lama setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Israel dalam pemilu 2001, Ariel Sharon menyatakan tanggapan kurang disenangi terhadap terorisme Palestina, dengan mendeklarasikan "Penahanan Diri adalah Kekuatan". Dalam dua pekan pertama dari masa kepemimpinan Sharon, 20 warga sipil Israel dibunuh oleh kelompok-kelompok teroris dan Sharon mendapatkan kritikan keras dari para rekan anggota Likud, seperti Benjamin Netanyahu.[1] Pada masa itu, serangan-serangan terhadap Israel (seperti Pembantaian Dolphinarium) meningkat.

Referensi

  1. ↑ Netanyahu said "Stop restraint, not Sharon" Diarsipkan September 28, 2007, di Wayback Machine Jerusalem Post, 5 July 2001 (reprinted on Benjamin Netanyahu's website)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan