Kamis, 05 November 2026
05:05 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Hasri Ainun Besari

Hasri Ainun Besari

Ibu Negara Indonesia ke-3

Bagikan:
Hasri Ainun Besari Habibie
250px-Ibu_Negara_Hasri_Ainun_Habibie_%281998%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ainun Habibie pada tahun 1998
Ibu Negara Indonesiake-3
Masa jabatan
21 Mei 1998 –20 Oktober 1999
PresidenB. J. Habibie
PendahuluSiti Hartinah Soeharto
Siti Hardijanti Rukmana (pelaksana tugas)
PenggantiSinta Nuriyah Wahid
Istri Wakil Presiden Indonesiake-7
Masa jabatan
11 Maret 1998 –21 Mei 1998
Wakil PresidenB. J. Habibie
PendahuluTuti Sutiawati Sutrisno
PenggantiTaufiq Kiemas
Informasi pribadi
LahirHasri Ainun Besari
(1937-08-11)11 Agustus 1937
Meninggal22 Mei 2010(2010-05-22) (umur 72)
München, Jerman
Tempat pemakamanTaman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata
Suami/Istri
​
​
(m. 1962;cerai mati 2010)​
Anak
Orang tua
AlmamaterUniversitas Indonesia
ProfesiDokter
Tanda tangan

Hasri Ainun Besari Habibie (11 Agustus 1937 – 22 Mei 2010) adalah seorang dokter Indonesia dan istri dari mantan Presiden Republik Indonesia ke-3 B. J. Habibie. Ia menjabat sebagai Ibu Negara Indonesia dari tahun 1998 hingga 1999.[1]

Kehidupan awal

250px-Habibie-Ainun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Habibie, Presiden ke-3 Indonesia bersama Ainun, istrinya

Ainun lahir pada tanggal 11 Agustus 1937 di Semarang dari pasangan R. Mohamad Besari, seorang dosen,[2] dan istrinya Sadarmi Besari, seorang bidan, yang dikenal sebagai keluarga yang terpelajar dan intelektual.

Ia dan saudara-saudaranya belajar di SMP Kristen Dago. Kakak tertuanya, Sahari, lulus dari SMP saat ia duduk di kelas dua dan melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung.[3] Ainun melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 1961.

Pendidikan

Hasri Ainun Habibie menempuh pendidikan dasar dan menengah di Kota Bandung, Jawa Barat.[4]

Menikah

Ainun pertama kali bertemu dengan Bacharuddin Jusuf Rudy Habibie ketika mereka masih duduk di bangku sekolah menengah. Mereka adalah teman sekolah ketika belajar di SMP Kristen Dago. Keluarga mereka sudah saling mengenal sejak lama dan sering saling mengunjungi.

Pada tahun 1962, Rudy dan Ainun bertemu kembali. Mereka jatuh cinta dan menikah pada tanggal 12 Mei 1962. Bulan madu mereka berlangsung di Yogyakarta, Bali, dan Makassar. Liburan Rudy selama tiga bulan di Indonesia segera berakhir dan mereka pindah ke Aachen, tempat Rudy bekerja. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak.

Wafat

250px-Hasri_Ainun_Habibie_-_TMP_Kalibata_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Hasri Ainun Habibie di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata

Hasri Ainun menderita kanker ovarium dan pada tanggal 24 Maret 2010, Hasri Ainun Habibie masuk ke rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universität, Klinikum Grosshadern, München, Jerman dan telah menjalani sembilan kali operasi.[5][6] Empat dari sembilan operasi tersebut merupakan operasi utama sedangkan sisanya merupakan eksplorasi.[7]

Pada tanggal 22 Mei 2010 sekitar pukul 17.35 CEST di München, Jerman, Ainun meninggal dunia setelah melewati masa kritis sekitar 1 hari di mana hidupnya ditopang oleh alat.[8] Jenazah Hasri Ainun Habibie diberangkatkan tanggal 24 Mei 2010 dari Jerman dan tiba di Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010 kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata hari itu juga.[9]

Untuk menghormati Habibie dan Ainun, Pemerintah Kota Parepare mendirikan Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di tengah kota. Monumen ini diresmikan oleh B. J. Habibie dalam kunjungannya ke Parepare pada 12 Mei 2015.[10]

Penghargaan

Tanda kehormatan

250px-Rumah_Sakit_Regional_dr._Hasri_Ainun_Habibie_%28Parepare%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah Sakit Regional dr. Hasri Ainun Habibie

Atas dedikasi beliau yang sangat tinggi bagi dunia kesehatan (khususnya dalam penanganan penyakit mata di Indonesia), maka Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2013 berinisiasi membangun dan meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hasri Ainun Habibie di Limboto, Kabupaten Gorontalo.[13]

Saat ini, Rumah Sakit Ainun Habibie sedang dikembangkan menjadi Rumah Sakit Pendidikan[14] bagi Universitas Negeri Gorontalo dan Rumah Sakit Rujukan bagi daerah-daerah di wilayah Teluk Tomini yang meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.[15]

Dalam budaya populer

Referensi

  1. ↑ Kepustakaan Presiden-Presiden Republik Indonesia: Hasri Ainun Besari Diarsipkan 2010-05-25 di Wayback Machine kepustakaan-presiden.pnri.go.id
  2. ↑ Habibie & Ainun, page 5.
  3. ↑ Habibie & Ainun, p. 1.
  4. ↑ "Profil Hasri Ainun Besari". tirto.id. Diakses tanggal 2026-04-04.
  5. ↑ Antara News - Hasri Ainun Habibie jalani 9 kali operasi Diarsipkan 2013-06-21 di Wayback Machine antaranews.com
  6. ↑ "Perempuan Bersahaja Itu Telah Pergi". Liputan6. 23 Januari 2017. Diakses tanggal 13 Mei 2025.
  7. ↑ MetroTVnews - Hasri Ainun Habibie jalani 9 kali operasi[pranala nonaktif permanen] metrotvnews.com
  8. ↑ Media, Kompas Cyber (2010-05-22). "Hasri Ainun Habibie Wafat". KOMPAS.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-14. Diakses tanggal 2010-05-23.
  9. ↑ "Hasri Ainun Habibie dimakamkan di TMP Kalibata". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-26. Diakses tanggal 2010-05-23.
  10. ↑ Makka, A. Makmur (2018). MR. CRACK DARI PAREPARE. Republika Penerbit. hlm. 29. ISBN 9786020822921.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Tahun 1959–sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 7 Januari 2020. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-07-29. Diakses tanggal 2021-08-12.
  12. 1 2 "Daftar Warga Negara Republik Indonesia yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 1959 s.d. 2003" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 10 September 2018. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2021-08-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Liputo, Milana. "dr. Hasri Ainun Habibie Resmi Rumah Sakit Provinsi Gorontalo - Website Resmi Pemerintah Provinsi Gorontalo". www.gorontaloprov.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-29. Diakses tanggal 2019-09-11.
  14. ↑ "Pembangunan RS Ainun Dengan Skema KPBU Merupakan Anjuran Pemerintah Pusat". 60dtk.com. 2019-07-18. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-04. Diakses tanggal 2019-09-11.
  15. ↑ Dinisari, Mia Chitra. Sukarno, Puput Ady (ed.). "RSUD Ainun Habibie Bakal Dijadikan RS Rujukan di Gorontalo". Bisnis.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-05. Diakses tanggal 2019-09-11.
Gelar kehormatan
Didahului oleh:
Siti Hartinah
Ibu Negara Indonesia
1998–1999
Diteruskan oleh:
Sinta Nuriyah
Didahului oleh:
Tuti Sutiawati
Istri Wakil Presiden Indonesia
1998
Jabatan lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Taufiq Kiemas
Keluarga
Orang tua
Suku
Suku Gorontalo (ayah) dan Suku Jawa (ibu)
Pasangan dan saudara
Ainun Habibie (istri) • Fanny Habibie (adik)
Generasi ke-2
Ilham (anak) • Thareq (anak) • Adrie (keponakan) • Rusli (keponakan)
120px-B._J._Habibie%2C_President_of_Indonesia_portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Almameter
Masa Kekuasaan
Setelah kekuasaan
← Didahului: Soeharto
Digantikan: Abdurrahman Wahid →
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan