Minggu, 18 Oktober 2026
17:52 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Haris Sudarno

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Haris Sudarno" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Desember 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Haris Sudarno
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Juni 1995 –1 Oktober 1997
Informasi pribadi
Lahir(1941-12-17)17 Desember 1941
Trangkil, Pati, Hindia Belanda
Meninggal3 Agustus 2025(2025-08-03) (umur 83)
Jakarta, Indonesia
PendidikanAkademi Militer Nasional 1965
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
SatuanInfanteri

Haris Sudarno (17 Desember 1941 – 3 Agustus 2025) adalah politikus dan purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia.[1] Ia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang menjabat pada tahun 1995 hingga 1997, mewakili fraksi ABRI. Ia sebelumnya juga pernah menjadi Panglima Kodam V/Brawijaya dari Maret 1993 hingga Maret 1995.[2]

Karier

Haris telah cukup akrab dengan Jawa Timur. Jenderal lulusan AMN Magelang 1965 ini, pada 1988 pernah menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya. Ini satu-satunya Korem di lingkungan Kodam V/Brawijaya yang memiliki wilayah pulau terjauh dari pulau Jawa. Membawahi 9 Kodim. Tiga Kodim di Surabaya (Kodim 0830/Surabaya Utara, Kodim 0831/Surabaya Timur, Kodim 0832/Surabaya Selatan), Satu di Sidoarjo (Kodim 0816/Sidoarjo), dan satu di Gresik (Kodim 0817/Gresik). 4 Kodim lain di Madura (Kodim 0826/Pamekasan, Kodim 0827/Sumenep, Kodim 0828/Sampang, Kodim 0829/Bangkalan).

Salah satu Kodim di Madura, Kodim 0827/Sumenep, memiliki wilayah setara Koramil di pulau-pulau kecil, yang berjauhan letaknya. Antara lain dii pulau Pegerungan, yang malah lebih dekat dengan Lombok. Begitu juga pulau-pulau kecil yang jumlahnya hampir ratusan, beberapa di antaranya justru lebih dekat dengan kepulauan Maluku.

Saat menjabat Danrem 084/Bhaskara Jaya itu, Haris yang hobi sepak bola, juga menjabat ketua harian Persebaya. Bahkan ketika itu, nama Haris lebih dikenal sebagai bos Persebaya ketimbang sebagai Danrem.

Setelah 15 bulan menjabat Danrem 084/Bhaskara Jaya, Haris dipercaya pimpinan Angkatan darat, pada 1989 sebagai Kepala Staf Devisi Infanteri 2/ Kostrad, di Singosari, Malang. Pada Agustus 1990, Pimpinan TNI AD memercayakan tugas lebih tinggi, menjadi Kepala Staf Kodam Jaya. Di sini pangkatnya naik, memperoleh bintang satu, Brigadir Jenderal. Di sini pula Haris menghadapi peristiwa besar di bidang sosial politik, Pemilu 1992 dan Sidang Umum MPR 1993.

Memasuki 1993, namanya disebut-sebut yang mungkin bakal menggantikan Mayjen TNI R. Hartono, sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya. Masyarakat Jawa Timur pun seolah sudah menyampaikan selamat datang, marhaban bikhudlurikum. Itu karena Haris memang bukan orang baru di Jatim. Ternyata benar, pada 30 Maret 1993, Haris harus hijrah ke Jawa Timur, sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya.[3]

Kehidupan pribadi

Haris menikah dengan Rantina Haris, seorang wanita Jawa kelahiran Sumatera Utara, pada tahun 1969, setelah ia kembali dari operasi militer di Kalimantan. Pasangan ini memiliki dua anak perempuan dan satu anak laki-laki.[4]

Haris meninggal dunia pada 3 Agustus 2025. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta pada keesokan harinya.[5]

Jabatan Militer

  • Danbrigif 1/Jaya Sakti
  • Danrindam VII/Wirabuana
  • Danrem 084/Bhaskara Jaya
  • Kasdivif 2/Kostrad
  • Kasdam Jaya
  • Pangdam V/Brawijaya

Referensi

  1. ↑ ""Profil Pandam V/Brawijaya"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-11-02. Diakses tanggal 2014-04-14.
  2. ↑ "Pangdam V/Brawijaya Diarsipkan 2014-04-15 di Wayback Machine"]
  3. ↑ ""Haris Sudarno"". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-18. Diakses tanggal 2014-04-14.
  4. ↑ Anam 1995, hlm. 8.
  5. ↑ @handadiyudho (4 Agustus 2025). "Selamat siang Sahabat² GP Tibta, menyampaikan Berita Duka Cita TIBTA '65 Innalillahi wa inna ilaihi raji'un Telah meninggal dunia anggota TIBTA '65 : Nama: *Bpk. HARIS SUDARNO* Hari/Tanggal : Minggu, 3 Agustus 2025 Pukul : 11.00 WIB Di : RS Pertamina, Jakarta Usia : 84 tahun ▪︎ Rumah Duka : JL. Hang Tuah IX No.10 Kel. Gunung, Kec. Kebayoran Baru Jakarta Selatan ▪︎ Rencana Pemakaman: Hari/Tanggal: Senin, 4 Agustus 2025 Waktu : Ba'da shalat Dzuhur Tempat: TMP Kalibata, Jakarta Selatan Mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin Ya Robbal'aalamiin . — with Rizal Rinaldi" – via Instagram.

Bibliografi

  • Anam, Choirul (1995), Haris Sudarno: Jenderal Bintang Dua, Surabaya{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Jabatan militer
Didahului oleh:
R. Hartono
Panglima Kodam V/Brawijaya
1993–1995
Diteruskan oleh:
Imam Utomo Soeparno


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan