Senin, 28 September 2026
09:51 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Hans Reichenbach

Hans Reichenbach

Hans Reichenbach
250px-H_Reichenbach.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1891-09-26)26 September 1891
Meninggal09 April 1953
Filsafat
Era20th-century philosophy
WilayahWestern Philosophy
Analytic
Minat utama
Philosophy of science

Hans Reichenach (26 September 1891 – 9 April 1953) adalah filsuf bangsa Jerman.[1] Maha Guru di Berlin pada tahun 1926 - 1933, di pecat kaum Nazi lalu mengajar di Istanbul dan Universitas California di Los Angeles sejak tahun 1936.[1] Ia seorang positivis terkemuka setelah berkembang dari pandangan neo-kantilisme, terutama setelah berpijak pada hasil ilmu fisika modern (penemuan teori relativitas).[1] Penyelewengan dalam matafisika dilihatnya karena musabab kebutuhan psikologis akan kepastian dan ini ditentangnya.[1]

Reichenbach meninggal di Los Angeles pada tanggal 9 April 1953, ketika sedang pada masalah dalam filsafat dan pada sifat hukum ilmiah.[2] Sebagai bagian dari ini, ia mengusulkan sebuah model tiga bagian waktu dalam bahasa, yang melibatkan waktu bicara, waktu acara dan kritis.[2]

Karya

  • Relativitatslehre und Erkenntnis a priori (1920).[1]
  • Von Kopernikus bis Einstein (1927).[1]
  • Philosophie der-Raum-Zeitlehre (1928).[1]
  • Philosophical foundations of quantum mechanics (1944).[1]
  • The rise of scientific philosophy (1951).[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-5. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects hal 2871.
  2. 1 2 (Inggris) Derczynski, L; Gaizauskas, R (2013). "Empirical Validation of Reichenbach's Tense Framework". Proceedings of the International Conference on Computational Semantics. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-27. Diakses tanggal 2014-06-19.


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan