Selasa, 22 September 2026
03:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Hans Reichenbach

Hans Reichenbach

Hans Reichenbach
250px-H_Reichenbach.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1891-09-26)26 September 1891
Meninggal09 April 1953
Filsafat
Era20th-century philosophy
WilayahWestern Philosophy
Analytic
Minat utama
Philosophy of science

Hans Reichenach (26 September 1891  9 April 1953) adalah filsuf bangsa Jerman.[1] Maha Guru di Berlin pada tahun 1926 - 1933, di pecat kaum Nazi lalu mengajar di Istanbul dan Universitas California di Los Angeles sejak tahun 1936.[1] Ia seorang positivis terkemuka setelah berkembang dari pandangan neo-kantilisme, terutama setelah berpijak pada hasil ilmu fisika modern (penemuan teori relativitas).[1] Penyelewengan dalam matafisika dilihatnya karena musabab kebutuhan psikologis akan kepastian dan ini ditentangnya.[1]

Reichenbach meninggal di Los Angeles pada tanggal 9 April 1953, ketika sedang pada masalah dalam filsafat dan pada sifat hukum ilmiah.[2] Sebagai bagian dari ini, ia mengusulkan sebuah model tiga bagian waktu dalam bahasa, yang melibatkan waktu bicara, waktu acara dan kritis.[2]

Karya

  • Relativitatslehre und Erkenntnis a priori (1920).[1]
  • Von Kopernikus bis Einstein (1927).[1]
  • Philosophie der-Raum-Zeitlehre (1928).[1]
  • Philosophical foundations of quantum mechanics (1944).[1]
  • The rise of scientific philosophy (1951).[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-5. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects hal 2871.
  2. 1 2 (Inggris) Derczynski, L; Gaizauskas, R (2013). "Empirical Validation of Reichenbach's Tense Framework". Proceedings of the International Conference on Computational Semantics. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-27. Diakses tanggal 2014-06-19.


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan