Rabu, 21 Oktober 2026
03:33 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Halte Mlati

Halte Mlati

halte kereta api di Indonesia

Bagikan:
Halte Mlati
Mlati
330px-Halte_Mlati.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halte Mlati yang kini menjadi pos polisi di samping Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati.
Lokasi
Koordinat 7°43′59″S 110°21′55″E / 7.73306°S 110.36528°E / -7.73306; 110.36528
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiPerhentian dilayani agen[3]
Sejarah
Dibuka1 Juli 1898;128 tahun lalu (1898-07-01)
Ditutup5 Maret 1975;51 tahun lalu (1975-03-05)
Nama sebelumnyaHalte Melattie/Djombor
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.7330555555556,110.36527777778,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Halte_Mlati&revid=29719272&groups=_ff85d9ad970470c0af896dc81726012bb6e0e60a&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Halte Mlati (MLI) adalah halte kereta api nonaktif yang terletak di Sendangadi, Mlati, Sleman. Halte ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta.

Halte ini dahulu dibangun sebagai bagian dari jalur kereta api Yogyakarta–Magelang oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), yang dibuka pada tanggal 1 Juli 1898.[4] Pada tanggal 15 November 1921, status Mlati yang awalnya merupakan perhentian (stopplaats), ditingkatkan menjadi halte (stasiun kecil).[5] Namun, per pendataan 1982, status Mlati kembali diturunkan menjadi perhentian dilayani agen.[3]

Namun jalur dan semua stasiun di lintas ini dinonaktifkan menyusul letusan Gunung Merapi pada tahun 1972 hingga 1974 yang menyebabkan banjir lahar dingin serta menyebabkan terputusnya Jembatan Krasak pada awal tahun 1975.[6][7] Berdasarkan keterangan resmi dari KAI, jalur ini ditutup pada 5 Maret 1975 menyusul insiden banjir lahar tersebut.[8]

Sisa-sisa bekas halte KA masih dibuktikan dengan alat bekas penghubung telegraf di gunungan sisi utara pos polisi. Pada sisi bangunan masih terdapat pelat "Ruang Tunggu". Keberadaan halte ini mungkin didesain guna menghubungkan dengan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga Mlati. Memang tidak ada petunjuk mengenai itu, tetapi melihat bentuknya, sangat mungkin jika orang-orang Belanda pada waktu itu menggunakan KA menuju gereja untuk beribadah.[9]

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. 1 2 Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. 1982. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2020-07-15.
  4. ↑ Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 58. 1935.
  5. ↑ "Nederlandsch-Indische Spoorweg-Mij". De Locomotief. 1921-12-13.
  6. ↑ "Stasiun Medari Pernah Dibumihanguskan - Tribun Jogja". Tribun Jogja. 2014-02-05. Diakses tanggal 2018-10-18.
  7. ↑ "Lahar, Lindu, Longsor, dan Lainnya Itu..." Tempo. 5: 45–48.
  8. ↑ Dokumen Lintas Cabang yang Masih Aktif dan Tidak Aktif (PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD). Bandung: Kereta Api Indonesia.
  9. ↑ "Menelusuri Jejak Jalur KA Yogya-Magelang - Tribun Jogja". Tribun Jogja. 2014-02-04. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 2018-10-20.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Beran
menuju Secang
Secang–Yogyakarta Kutu
menuju Yogyakarta


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Yogyakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan