Kamis, 08 Oktober 2026
17:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Hak ganja

Hak ganja

Bagikan:
250px-Marijuana_march_Rio_de_Janeiro_2014_May_10_Brazil_marcha_maconha.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah unjuk rasa hak ganja pada tahun 2014, bagian dari Global Marijuana March di Rio de Janeiro

Hak ganja adalah hak asasi manusia dan hak sipil individual yang beragam dalam hal yurisdiksi.[1][2] Hak orang untuk mengkonsumsi ganja meliputi hak untuk bebas dari diskriminasi pekerjaan dan diskriminasi perumahan.[3][4][5]

Bacaan tambahan

Referensi

  1. ↑ Membis, Liane (Juli 7, 2010). "Legalizing marijuana is civil rights issue, California NAACP says". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-08.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Rafferty, Andrew (April 20, 2017). "Pot Advocates Worry Marijuana Protections Are Burning Down Under Trump". NBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-01-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Liquori, Francesca (Februari 18, 2016). "The Effects of Marijuana Legalization on Employment Law". National Association of Attorneys General. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Nikolewski, Rob (November 24, 2016). "Can your landlord 'just say no' to marijuana now that Prop 64 passed?". The San Diego Union-Tribune. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Edwards Staggs, Brooke (Februari 15, 2017). "Coalition aims to protect cannabis consumers from random drug tests at work". The Cannifornian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-03-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan