Jumat, 02 Oktober 2026
06:09 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Gunung Wilhelm

Gunung Wilhelm

gunung di Papua Nugini

Bagikan:
Gunung Wilhelm
Enduwa Kombuglu' / Kombugl'o Dimbin
330px-Mount_Wilhelm.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Puncak Gunung Wilhelm
Titik tertinggi
Ketinggian4.509 m (14.793 ft)
Geografi
osm-intl,10,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Gunung_Wilhelm&revid=29438252&groups=_e72872e642a912e03d109ada3fc33119840adb82&parser=parsoid
PegununganPegunungan Bismarck

Gunung Wilhelm adalah gunung tertinggi di Papua Nugini dengan ketinggian mencapai 4.509 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan merupakan bagian dari Pegunungan Bismarck. Puncaknya juga dikenal dengan sebutan Enduwa Kombuglu dalam Bahasa Kuman. Gunung Wilhelm terletak di antara tiga provinsi, yaitu Simbu, Jiwaka, dan Madang.

Penemuan

Pada tahun 1883, seorang jurnalis Jerman bernama Hugo Zöller mendaki pegunungan Finisterre di tenggara Madang dan melihat empat puncak pegunungan di barat daya. Pegunungan itu kemudian dinamai "Bismarck" untuk menghormati Kanselir Jerman, Otto von Bismarck. Sementara empat puncak tertinggi yang dia lihat dinamai menurut nama anak-anaknya, mereka adalah Ottoberg, Herbertberg, Marienberg dan Wilhelmberg.[1] Dia awalnya mengira bahwa puncak Ottoberg adalah yang tertinggi, tetapi kemudian ternyata Wilhelmberg jauh lebih tinggi dengan ketinggian 3.540 mdpl.[2]

Seorang petugas patroli pemerintah setempat bernama Leigh Vial dan dua orang lainnya, Namba Wan Bare Kuakawa dan Gend, tercatat sebagai pendaki pertama yang mencapai puncak Gunung Wilhelm pada Agustus 1938.[3] Leigh Vial mencatat bahwa meskipun pegunungan dekat dengan garis khatulistiwa, terdapat salju di puncaknya.

Pendakian

Gunung Wilhelm cukup populer di kalangan pendaki, baik dari dalam maupun luar negeri karena paling mudah untuk didaki di Papua Nugini. Terdapat dua pilihan rute jalur pendakian untuk mencapai puncak. Namun, rute yang paling umum dimulai dari desa Keglsugl, distrik Kundiawa di provinsi Simbu. Rute ini melalui hutan hujan dan di sepanjang lembah Glasial terdapat padang rumput alpine menuju ke danau kembar Piunde dan Aunde. Pendakian biasanya dimulai pada malam hari dengan memakan waktu sekitar sembilan hingga 24 jam.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Pérusse, Yvon (Juli 1993). Bushwalking in Papua New Guinea (Edisi 2). Lonely Planet. hlm. 156. ISBN 0-86442-052-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Souter, Gavin (1963). New Guinea: The Last Unknown. Angus & Robertson. hlm. 76. ISBN 0-207-94627-2.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  3. ↑ Vial, L.G. (Mei 1939). "The Kamans". Walkabout.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan