Selasa, 13 Oktober 2026
03:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bahasa Kuman

bahasa Turkik Kipchak punah

Bagikan:
Bahasa Kuman
Tatar til
Kipchak
Dituturkan diKonfederasi Kuman–Kipchak, Gerombolan Emas
WilayahKumania
EtnisOrang Kuman, orang Kipchak, orang Tatar
KepunahanDi Kunság: 1770, dengan kematian István Varró[1]
Daerah lainnya: berkembang menjadi bahasa-bahasa Kipchak lainnya
Arab, Latin
Kode bahasa
ISO 639-3qwm
Glottologcuma1241
IETFqwm
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Kuman diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

08.08, Senin, 12 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Kuman (juga disebut Kipchak, Qypchaq atau Polovtsy, menyebut diri sendiri sebagai Tatar (tatar til) dalam Codex Cumanicus)[5] adalah sebuah bahasa Turkik Kipchak Barat yang dituturkan oleh orang Kuman (Polovtsy, Folban, Vallany, Kun) dan orang Kipchak; bahasa ini serupa dengan berbagai bahasa dari cabang Kipchak Barat pada masa kini. Bahasa Kuman terdokumentasi dalam karya-karya Abad Pertengahan, salah satunya Codex Cumanicus, dan dalam manuskrip-manuskrip modern awal, seperti buku catatan rahib Benediktin Johannes ex Grafing.[6] Ini adalah bahasa literatur di Eropa Tengah dan Timur yang meninggalkan warisan kesusastraan yang kaya. Bahasa ini menjadi bahasa utama (lingua franca) di Gerombolan Emas.[7]

Referensi

  1. ↑ Melnyk, Mykola (2022). Byzantium and the Pechenegs. István Varró, a member of the Jász-Cuman mission to the empress of Austria Maria Theresa and the known last speaker of the Cuman language, died in 1770.
  2. ↑ Glottolog entry for Cuman
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ Florin Curta (2007). The Other Europe in the Middle Ages: Avars, Bulgars, Khazars and Cumans. hlm. 406.
  6. ↑ Knauer, Georg Nicholaus (2010). "The Earliest Vocabulary of Romani Words (c. 1515) in the Collectanea of Johannes ex Grafing, a student of Johannes Reuchlin and Conrad Celtis". Romani Studies. 20 (1): 1–15. doi:10.3828/rs.2010.1. S2CID 170292032.
  7. ↑ "Turkic written memorials". Old.unesco.kz. Diakses tanggal 27 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan