Selasa, 06 Oktober 2026
15:35 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Orang Kuman

Orang Kuman

orang Turkik nomaden

Bagikan:
250px-Asia_1200ad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menunjukkan migrasi suku Kuman pada abad ke-12.

Suku Kuman (bahasa Yunani Pertengahan:Κο(υ)μάνοι, translit. Ko(u)manoi;[1] bahasa Hungaria:kun / plural kunok;[2] Turkik: kuman / plural kumanlar)[3] adalah bangsa Turkik nomaden yang pada pertengahan abad ke-10 bermigrasi dari Mongolia ke arah barat. Berkebalikan dengan bangsa Turki Oğuz (Turkmen/Oğuz), suku Kuman berjalan menuju utara Laut Kaspia lalu ke barat. Keturunan cabang suku Kipchak ini dapat ditemukan di Krim, Turki, Bulgaria, Rumania, Moldavia dan Hungaria. Mereka menuturkan bahasa Kipchak Kuman, yang berhubungan dekat dengan bahasa Kipchak.

Bangsa ini amat istimewa karena mereka amat sedikit mewarisi ciri-ciri wajah khas Mongolia. Sumber-sumber Rusia menyebutkan tentang bangsa Turkik yang memiliki ciri-ciri khusus: rambut pirang (hitam) dan mata biru, tak seperti bangsa Turkik lainnya. Dalam dialek Turki Kipchak, kata Kuman berarti 'pucat'.

Referensi

  1. ↑ Oxford Dictionary of Byzantium, p. 563
  2. ↑ Encyclopædia Britannica Online - Cuman
  3. ↑ Loewenthal, Rudolf (1957). The Turkic Languages and Literatures of Central Asia: A Bibliography. Mouton. Diakses tanggal 2008-03-23.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan