| Gua Saptaparni | |
|---|---|
Gua Saptaparni | |
![]() Peta interaktif Gua Saptaparni | |
| Lokasi | Rajgir, Bihar |
| Koordinat | 25°00′26″N 85°24′39″E / 25.007175°N 85.410792°E / 25.007175; 85.410792 |
| Pengelola | Archeological Survey of India |
Gua Saptaparni, juga dikenal sebagai Sapta parni guha (Sanskerta) atau sattapaṇṇi guhā (Pali), secara harfiah berarti “gua tujuh daun” (berasal dari kata sapta, sept), adalah sebuah situs gua Buddhis yang terletak sekitar 2 kilometer (1,2 mi) di barat daya Rajgir, Bihar, India.[1][2] Gua ini berada di sebuah perbukitan.
Gua Saptaparni memiliki arti penting dalam tradisi Buddhis, karena diyakini sebagai tempat di mana Buddha menghabiskan waktu sebelum wafatnya,[3] serta lokasi diadakannya Sidang Buddhis Pertama setelah Buddha meninggal (parinibbāna).[1][4][5]
Di tempat inilah sebuah konsili yang terdiri dari beberapa ratus bhikkhu memutuskan untuk menunjuk Ananda, sepupu Buddha, serta Upali, yang pernah mendampingi Buddha ketika memberikan khotbah di India utara, untuk menyusun ajaran Buddha bagi generasi mendatang. Hal ini sangat penting karena Buddha sendiri tidak pernah menuliskan ajarannya.
Setelah pertemuan di Gua Saptaparni, Ananda menyusun sebuah tradisi lisan mengenai ajaran Buddha berdasarkan ingatannya, yang ia awali dengan kalimat “Demikianlah yang saya dengar pada suatu kesempatan”. Upali dikenal sebagai sosok yang membacakan Vinaya (aturan disiplin), atau “peraturan bagi para bhikkhu”.[1] Tradisi ini tercatat dalam Vinaya Pitaka II.284 hingga II.287 serta Digha Nikaya II.154.[6]
- Gua Saptaparni, Rajgir
- Pintu masuk Gua Saptaparni
Referensi
- 1 2 3 Paul Gwynne (30 Mei 2017). World Religions in Practice: A Comparative Introduction. Wiley. hlm. 51–52. ISBN 978-1-118-97228-1.
- ↑ Jules Barthélemy Saint-Hilaire (1914). The Buddha and His Religion. Trübner. hlm. 376–377.
- ↑ Digha Nikaya 16, Maha-Parinibbana Sutta, Hari-hari Terakhir Buddha, Buddhist Publication Society
- ↑ Kailash Chand Jain (1991). Lord Mahāvīra and His Times. Motilal Banarsidass. hlm. 66. ISBN 978-81-208-0805-8.
- ↑ Chakrabartia, Dilip K (1976). "Rājagriha: An early historic site in East India". World Archaeology. 7 (3): 261–268. doi:10.1080/00438243.1976.9979639.
- ↑ Peter Harvey (2013). An Introduction to Buddhism: Teachings, History and Practices. Cambridge University Press. hlm. 88–89. ISBN 978-0-521-85942-4.
