Senin, 12 Oktober 2026
17:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Great Bible

Great Bible

Bagikan:
250px-GreatbibleI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman judul Great Bible (1539).

Great Bible (Alkitab Agung) yang diterbitkan pada tahun 1539 adalah edisi resmi pertama Alkitab dalam bahasa Inggris, yang disahkan oleh Raja Henry VIII dari Inggris untuk dibacakan dalam pelayanan ibadah Gereja Inggris. Alkitab itu disusun oleh Myles Coverdale, bekerja di bawah komisi Thomas, Lord Cromwell, Sekretaris Henry VIII dan Vikaris Jenderal. Pada tahun 1538, Cromwell mengarahkan para rohaniawan untuk menyediakan "satu buku Alkitab dari volume terbesar di inggris, dan menempatkannya di beberapa tempat yang nyaman dalam gereja-gereja yang di bawah pengelolaanmu, supaya umatmu dapat dengan mudah mendapatkannya dan membacanya."

Great Bible mencakup lebih dari Alkitab Tyndale, dengan mengubah bagian-bagian yang dipertentangkan.Mengingat Alkitab Tyndale belum lengkap, Coverdale menerjemahkan sisa kitab-kitab Perjanjian Lama dan Apokrif dari terjemahan bahasa Latin Vulgata dan bahasa Jerman, daripada bekerja dari teks versi asli bahasa Yunani, bahasa Ibrani dan bahasa Aram. Meskipun disebut Great Bible karena ukurannya yang besar, kitab ini dikenal dengan beberapa nama lain: Alkitab Cromwell, karena Thomas Cromwell yang mengarahkan penerbitannya; Alkitab Whitchurch menurut nama percetakan pertamanya di Inggris; Chained Bible, karena Alkitab itu dirantai untuk mencegah diambil pergi dari gereja. Juga telah disebut secara kurang akurat sebagai Alkitab Cranmer, karena meskipun Thomas Cranmer tidak bertanggung jawab atas penerjemahannya, kata pengantar yang ditulisnya pertama kali muncul di edisi kedua.

Sumber dan sejarah

Tyndale New Testament telah diterbitkan pada tahun 1525, diikuti oleh versi bahasa Inggris dari Pentateukh pada tahun 1530, tetapi keduanya memuat kosakata, dan catatan tambahan, yang tidak dapat diterima oleh anggota gereja Inggris, dan Raja. Buku-buku karya Tyndale dilarang terbit berdasarkan proklamasi kerajaan pada tahun 1530, dan Henry kemudian memberi janji untuk menyediakan Alkitab bahasa Inggris resmi yang akan disiapkan oleh para sarjana. Pada tahun 1534, Thomas Cranmer berusaha untuk melaksanakan proyek Raja dengan mengumpulkan dengan sedikit paksaan uskup-uskup dari 10 keuskupan untuk berkolaborasi dalam penerbitan Perjanjian Baru ke dalam bahasa inggris, tetapi kebanyakan menyampaikan rancangannya dengan lambat, tidak bagus, atau tidak sama sekali. Pada tahun 1537 Cranmer mengatakan bahwa Bishops' Bible yang sedang disusun itu tidak akan selesai sampai hari setelah hari Kiamat.

Coverdale mendasarkan Great Bible pada karya Tyndale, tapi menghapus bagian-bagian yang tidak disetujui oleh para uskup. Ia menerjemahkan kitab-kitab Perjanjian Lama sisanya menggunakan sebagian besar terjemahan Latin Vulgata dan bahasa Jerman.[1] Kegagalan Coverdale menerjemahkan dari teks bahasa asli Ibrani, Aram, dan Yunani teks memberikan dorongan untuk penerbitan Bishops' Bible.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Kenyon, Sir Frederick G (1909). Hastings, James (ed.). Dictionary of the Bible. New York: Charles Scribner's Sons. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-05-12. Diakses tanggal Mei 19, 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Abad ke-5 sampai ke–11
Abad ke-12 sampai ke-15
Abad ke-16 sampai ke–17
Abad ke-18 sampai ke–19
Abad ke-20
Abad ke-21
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan