Selasa, 03 November 2026
20:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Grafik Renko

Grafik Renko

Bagikan:
250px-Renko_chart_example.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh grafik Renko di pasar valas untuk mata uang EUR/USD

Grafik Renko[1] (bahasa Jepang:練行足, diromanisasi: renkōashi, juga ditulis 練り足 neriashi) adalah sebuah jenis grafik keuangan asal Jepang yang digunakan dalam analisis teknikal untuk mengukur dan memetakan perubahan harga. Grafik renko terdiri dari batu bata (煉瓦, renga), yang menurut para pendukungnya menunjukkan tren pasar dengan lebih jelas dan meningkatkan rasio signal-to-noise dibandingkan dengan grafik kandil pada umumnya.[2]

Konstruksi

Grafik Renko mirip dengan titik-dan-angka karena waktu tidak berperan dalam grafik Renko. Blok Renko (atau batu bata) diplot menggunakan aturan berikut:[3]

  • Ukuran batu bata ditentukan, misalnya 10 poin. Semua batu bata digambar dengan ukuran tersebut.
  • Ketika harga melampaui batas bawah atau atas dari batu bata saat ini berdasarkan ukuran batu bata, batu bata baru digambar di atas atau di bawah batu bata sebelumnya, tetapi tidak pernah pada garis yang sama.
  • Batu bata baru selalu digambar lebih jauh ke kanan pada sumbu horizontal.
  • Jika harga melebihi batu bata sebelumnya dengan lebih dari satu ukuran yang dipilih, maka jumlah batu bata tersebut akan digambarkan pada grafik.
  • Sebagian batu bata tidak diplot hingga jarak ukuran batu bata lengkap tercakup oleh harga.
  • Grafik Renko biasanya hanya menggunakan harga penutupan berdasarkan kerangka waktu grafik yang dipilih. Misalnya, jika menggunakan kerangka waktu mingguan, maka harga penutupan mingguan akan digunakan untuk membuat batu bata.

Sama halnya dengan grafik Kagi, grafik Renko membantu para chartist untuk menghilangkan noise yang ada pada grafik berbasis waktu, fokus pada level harga yang penting, mendeteksi support dan resistance, dan mengidentifikasi tren pasar.[4]

Referensi

  1. ↑ Nison, Steve (1994-11-10). Beyond Candlesticks: New Japanese Charting Techniques Revealed (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. ISBN 9780471007203.
  2. ↑ Mitchell, Cory. "Renko Chart Definition and Uses". Investopedia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-23.
  3. ↑ Mitchell, Cory. "How to Use Renko Charts in Your Trading". The Balance (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-23.
  4. ↑ "Renko Charts [ChartSchool]". school.stockcharts.com. Diakses tanggal 2019-09-23.
Konsep
Grafik
Pola
Pola Grafik
Candlestick
Sederhana
Kompleks
Titik dan angka
Indikator
Support & resistance
Tren
Momentum
Volume
Volatility
Breadth
Lainnya
Analis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan