Rabu, 30 September 2026
18:37 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Gorarafuro

Gorarafuro

sejenis ikan kakap

Bagikan:
Gorarafuro
250px-Lutjanus_fulviflamma_13376130.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
dewasa
250px-Lutjanus_fulviflamma_juv%C3%A9nile.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
juvenil
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Famili: Lutjanidae
Genus: Lutjanus
Spesies:
L. fulviflamma
Nama binomial
Lutjanus fulviflamma
(Forsskål, 1775)
Sinonim[2]
  • Sciaena fulviflamma Forsskål, 1775
  • Lutjanus fulviflammus (Forsskål, 1775)
  • Centropomus hober Lacépède, 1802
  • Lutjanus unimaculatus Quoy & Gaimard, 1824
  • Mesoprion aurolineatus Cuvier, 1829
  • Mesoprion terubuan Montrouzier, 1857
  • Mesoprion aureovittatus Macleay, 1879

Gorarafuro, Kembang waru atau Tanda-tanda hitam (Lutjanus fulviflamma) adalah sejenis ikan kakap yang tersebar luas di perairan Indo-Pasifik. Ikan ini dikenal melalui bintik hitam segi empatnya yang terletak di gurat sisi sekitar tiga perempat jarak antara kepala dan sirip ekor.[3]

Sebaran dan Habitat

250px-Longspot_snapper_-_Lutjanus_fulviflamma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
AHAMSERINTUNG HASERUBUFANG PEROHASILANG KARLUBUNG SA Q ZUBULIK ZILINTIH LAHRONG FAWESANILAZINUM KASERI HASOLYUNG KOTIHASUMANG POER NASUMUNG 🇵🇸

Gorarafuro tersebar luas di perairan Indo-Pasifik, mulai dari Laut Merah lalu ke selatan sepanjang pesisir Afrika Timur, lalu ke timur mulai dari Teluk Persia sampai menuju sejauh perairan Samoa. Ikan ini juga dapat ditemukan di perairan Kepulauan Ryukyu, Jepang serta di perairan utara Australia.[1] Ada juga catatan dari Valletta, Malta mengenai gorarafuro yang diperkirakan berasal dari perairan Afrika dan melakukan Migrasi Lessepsia dari Laut Merah menuju Laut Tengah melalui Terusan Suez.[4] Ikan ini dapat ditemukan di kedalaman antara 05 dan 35 m (16 dan 115 ft) dalam berbagai habitat yang berbeda. Ikan mudanya biasa mendatangi daerah laguna air payau dan muara sungai, sementara ikan dewasanya biasa membentuk kawanan di sekitar terumbu karang dan laguna yang lebih dalam.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 Russell, B.; Smith-Vaniz, W.F.; Lawrence, A.; Carpenter, K.E.; Myers, R. (2016). "Lutjanus fulviflamma". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T194370A2324045. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T194370A2324045.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2021). "Lutjanus fulviflamma" di situs FishBase. Versi February 2021.
  3. ↑ "Lutjanus fulviflamma". Reef Life Survey. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-24. Diakses tanggal 10 Juni 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Adriana Vella; Noel Vella & Sandra Agius Darmanin (2015). "First record of Lutjanus fulviflamma (Osteichthyes: Lutjanidae) in the Mediterranean Sea". Journal of the Mediterranean/Black Sea Environment. 21 (3): 307–315.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan