Jumat, 23 Oktober 2026
16:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
George Perkins Marsh

George Perkins Marsh

Bagikan:
Infobox orangGeorge Perkins Marsh
250px-George_Perkins_Marsh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran15 Maret 1801 Suntingan nilai di Wikidata
Woodstock (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian23 Juli 1882 Suntingan nilai di Wikidata (81 tahun)
Biara Vallombrosa Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanProtestant Cemetery, Rome (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Dewan Direksi Institusi Smithsonian
22 Desember 1847 – Maret 1849
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat
4 Maret 1843 – 1849
← Horace Everett – James Meacham →
Daerah pemilihan: Vermont's 3rd congressional district (en) Terjemahkan
Duta besar
15 Duta Besar Amerika Serikat untuk Italia

← John Moncure Daniel (en) Terjemahkan – William Waldorf Astor →
3 Duta besar Amerika Serikat untuk Turki

← Dabney S. Carr (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanPerguruan Tinggi Dartmouth
Phillips Academy Andover Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus,kolektor seni,ecologist (en) Terjemahkan,aktivis lingkungan,penulis,ahli bahasa,diplomat,filolog Suntingan nilai di Wikidata
Partai politikPartai Whig Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahCaroline Crane Marsh (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaCharles Marsh Suntingan nilai di Wikidata, Susan Perkins Suntingan nilai di Wikidata
Tanda tangan
Find a Grave: 11621123 Modifica els identificadors a Wikidata

George Perkins Marsh (1801-1882) merupakan seorang ahli geografi berkebangsaan Amerika Serikat. Pemikiran utamanya adalah tentang peran penting dari kegiatan konservasi sumber daya alam. Marsh memiliki pemikiran yang berasal dari pandangan Alexander von Humboldt dan Karl Ritter, akan tetapi berlawanan. Pada tahun 1864, ia menulis sebuah buku yang menjelaskan pertentangannya dengan pandangan Humboldt dan Ritter. Dalam pendahuluan bukunya yang berjudul Man and Nature, or Physical Geography as Modified by Human Action, Marsh meyakini bahwa kehidupan manusia tidak menjadi buruk akibat permukaan Bumi. Sebaliknya, ia berpendapat bahwa kehidupan manusia akan menjadi lebih buruk jika manusia itu sendiri merusak lingkungan alam di sekitarnya.[1]

Referensi

  1. ↑ Hermawan, Iwan (2009). Geografi: Sebuah Pengantar (PDF). Bandung: Private Publishing. hlm. 25. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-09-14. Diakses tanggal 2021-08-22.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan